Warga Kendeng Masih Bertahan di Depan Kantor Gubernur Jateng

Deo Dwi Fajar Hari    •    Selasa, 17 Jan 2017 15:34 WIB
semen indonesia
Warga Kendeng Masih Bertahan di Depan Kantor Gubernur Jateng
Ratusan warga bersama mahasiswa menggelar aksi di depan kantor gubernur Jateng, Selasa (17/1/2017). (Metrotvnews.com/Deo)

Metrotvnews.com, Semarang: Meski izin lingkungan PT Semen Indonesia di Rembang telah dicabut, ratusan orang masih bertahan di depan kantor Gubenur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan No 9, Semarang, Selasa (17/1/2017).

Mereka masih menyuarakan penolakan atas pembangunan pabrik semen di Kabupaten Rembang. Demonstran menuding pencabutan izin lingkungan hanyalah permainan.

Sebab, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dianggap memberi kesempatan Semen Indonesia untuk memperbaiki dokumen. Syarat itu diperlukan untuk melanjutkan pabrik semen di Rembang.

"Mau terus atau tidak, sekarang tergantung PT SI. Kalau terus, ya, harus memperbaiki dokumennya dahulu," ungkap Ganjar.

Semen Indonesia di Rembang Bisa Lanjut Asal Sempurnakan Dokumen

Pengunjuk rasa tidak puas dengan pencabutan izin lingkungan yang tertuang pada Surat Keputusan Gubernur Nomor 660.1/30 tahun 2017.

Warga Kendeng, Rembang yang bertahan di tenda-tenda sejak sebulan itu kembali berorasi. Kali ini ratusan mahasiswa turut dalam aksi. 

Bahkan, selebritas Melani Soebono turut dalam aksi tersebut. Dia menilai kebijakan pemerintah tidak pro rakyat. 

"Kita harus selalu mempertahankan bumi dan tanah tercinta dari penindasan akibat berdirinya pabrik semen di Rembang," katanya.


(SAN)