Gogon Kerap Ingatkan Keluarganya soal Hidup dan Mati

Pythag Kurniati    •    Selasa, 15 May 2018 17:32 WIB
obituari
Gogon Kerap Ingatkan Keluarganya soal Hidup dan Mati
Kerabat menunjukkan foto Gogon, komedian yang meninggal pada Selasa 14 Mei 2018, Medcom.id - Pythag Kurniati

Boyolali: Semasa hidup, komedian Gogon Margono meninggalkan kesan bagi keluarga dan asisten. Salah satu pesan yang masih berkesan bagi Itheng Shahifah, asisten Gogon, yaitu soal hidup.

Gogon meninggal di Lampung pada Selasa 15 Mei 2018. Keluarga akan mengebumikan almarhum di kampung halamannya di Boyolali, Jawa Tengah.

Bagi Itheng, atasannya itu kerap mengajaknya mengobrol santai kapanpun dan dimanapun. Dalam pembicaraan itu, Gogon menyisipkan pesan yang menurut Itheng bermanfaat dalam hidupnya.

“Beliau bilang ‘Wong urip kui raiso dibethek. Do siap-siap wae yen mati sewanci-wanci’ (Orang hidup itu tidak pernah bisa ditentukan, bersiap-siap saja bila mati sewaktu-waktu),” tutur Itheng menirukan pernyataan Gogon di Boyolali, Selasa, 15 Mei 2018.

Kata-kata tersebut biasanya diikuti dengan wejangan pada asisten dan anaknya. Kepada Itheng, Gogon berpesan agar kelak jika dirinya meninggal dunia, Itheng langsung memberikan kabar kepada rekan-rekan media.

“Sedangkan untuk kedua anaknya (Ari Mustika dan Nova Mustika), beliau berpesan sing podo rukun (rukun-rukun selalu),” tiru dia. 

Gogon pun berwasiat dikuburkan di kampung halamannya, Boyolali, jika suatu saat nanti Tuhan memanggilnya.

Sebelum meninggal, lanjut Itheng, Gogon bekerja sebagai bintang tamu sebuah acara di Lampung. Sebelum di Lampung, Gogon berkeliling ke beberapa kota.

Itheng mengatakan jadwal Gogon memang cukup padat. Sebelum Lampung, Gogon memenuhi permintaan bekerja di Semarang, Bekasi, dan Bandung.

Diduga lantaran kecapekan, kondisi kesehatan Gogon menurun. Lebih-lebih Gogon pernah didiagnosis gejala jantung oleh dokter. Namun, kata Itheng, Gogon telah menjalani pegobatan untuk penyakit jantungnya.

“Beliau itu orangnya tidak pernah mengeluh, sakit apapun tidak mengeluh,” imbuh Itheng.

Selain itu, sosok Gogon di mata Itheng adalah seorang pekerja keras. Itheng menggambarkan, Gogon tidak memiliki rasa lelah dan selalu gigih bekerja.

Nama Gogon, melambung setelah bergabung dengan grup lawak Srimulat. Kumis khas dan rambut jambulnya selalu berhasil membuat publik merindukan penampilannya.

Gogon akan dimakamkan di Makam Bukur Ireng, Bendan, Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah. Pemakaman dilangsungkan Rabu, 16 Mei 2018. Gogon meninggalkan satu istri, dua orang anak serta empat orang cucu.





(RRN)