BPJS Desak Pemkot Semarang Bayar Tagihan UHC

Budi Arista Romadhoni    •    Kamis, 27 Sep 2018 15:08 WIB
bpjs kesehatan
BPJS Desak Pemkot Semarang Bayar Tagihan UHC
Suasana pelayanan BPJS Kesehatan KCU Semarang. Medcom.id/Budi Arista Romadhoni

Semarang: Badang Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan KCU Semarang mengklaim Pemerintah Kota Semarang masih berutang Rp11 miliar, Tunggakan tersebut berasal dari tanggungan peserta program Universal Health Coverage (UHC) milik Pemerintah Kota.

Kepala BPJS Kesehatan KSU Semarang Bimantara mengatakan tagihan itu menumpuk dari Agustus hingga September ini.

"Padahal kami harus membayar puskesmas, rumah sakit yang melayani BPJS ini," kata Bimantara, Rabu, 26 September 2018.

Program Universal Health Coverage (UHC) merupakan salah satu program penjaminan di bidang kesehatan yang digagas Pemerintah Kota Semarang. Program jaminan kesehatan seluruh warga kota ini berlaku sejak November 2017.

Program tersebut menggandeng BPJS Kesehatan dalam menanggung biaya pengobatan rumah sakit untuk kelas III.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Widoyono mengungkapkan, tunggakan kepada BPJS tidak sebesar itu. Dia mengklaim pihaknya sudah membayarkan separuh dari jumlah tagihan. yaitu sebesar Rp5,5 miliar.

"Tagihan premi BPJS yang ditagihkan untuk UHC satu bulan itu Rp5,5 miliar. Agustus sudah dibayar, saya kemarin tanda tangan untuk itu. Yang belum itu September, sekitar Rp6,3 miliar," ujarnya di Semarang, Kamis, 27 September 2018.

Pembayaran September belum sempat dibayarkan karena ada sejumlah biaya tambahan. Ini penyebab tagihan lebih besar dari jumlah rata-rata.

"September selain itu belum dibayar karena kita sudah ada perjanjian dulu dengan BPJS soal UHC ini. Bahwa kekurangan bisa utang atau dibayarkan besoknya," jelasnya.


(SUR)