Menhub Pastikan Tol Merak-Surabaya Terhubung Sebelum Natal

Mustholih    •    Jumat, 07 Dec 2018 17:59 WIB
perayaan natal dan tahun baru
Menhub Pastikan Tol Merak-Surabaya Terhubung Sebelum Natal
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, di Kampus PIP Semarang. Foto: Mustholih

Semarang: Kementerian Perhubungan memastikan jalan tol Trans-Jawa sudah bisa diaktifkan untuk kendaraan umum sebelum Hari Raya Natal 2018. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyatakan siap menyambut Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

"Sebelum 25 Desember 2018 sudah diaktifkan. Natal dan Tahun Baru kita sudah persiapkan. Nataru kita harapkan lalulintas sudah lebih baik karena jalan tol sudah selesai," kata Budi Karya di Kampus Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 7 Desember 2018.

Budi Karya berujar pada Selasa atau Rabu pekan depan akan membahas soal pengaktifan tol Trans-Jawa dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, di Surabaya, Jawa Timur. Di sana, mereka akan menentukan kapan waktu yang tepat untuk membuka tol Trans-Jawa bagi kendaraan umum.

"Saya Selasa atau Rabu pekan depan sama Pak Basuki akan menuju Surabaya. Di situ Kita akan pastikan kapannya," ujar Budi Karya menegaskan.

Baca: Menteri PUPR Cek Kesiapan Tol Trans Jawa Jelang Mudik Natal

Budi Karya memastikan jalan tol Trans-Jawa sebelum 25 Desember sudah bisa dioperasikan sejak Merak, Banten, hingga Surabaya, Jawa Timur. "Tahun depan baru Merak sampai Banyuwangi," tegas Budi Karya.

Menurut Budi Karya, pada arus mudik Natal dan Tahun Baru 2019, kendaraan berat jenis truk dilarang beroperasi. "Kita akan atur truk-truk besar pada hari tertentu tidak beroperasi," jelas Budi Karya.

Selain mengaktifkan jalan tol Trans-Jawa, Budi Karya ingin angkutan udara pada Natal dan Tahun Baru juga bertambah. Tujuannya, agar masyarakat diberi banyak pilihan alternatif untuk bisa pulang kampung. "Kita harapkan yang pulang bisa lebih terpencar. Yang penting angkutan udara itu bertambah jam operasi dan jumlah pesawat. Kita berikan slot-slot baru bagi maskapai," terang Budi Karya.



(ALB)