Jelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018

Warga dan 168 Gereja di Solo Dijaga 1.120 Personel Gabungan

Pythag Kurniati    •    Selasa, 19 Dec 2017 17:59 WIB
natal dan tahun baru
Warga dan 168 Gereja di Solo Dijaga 1.120 Personel Gabungan
Kabag Operasional Polresta Surakarta Kompol Arief Joko. Foto: Medcom.id/Pythag Kurniati

Solo: Polresta Surakarta memastikan akan meningkatkan pengamanan selama Natal. Sebanyak 1.120 personel gabungan pun diterjunkan untuk mengamankan jalannya perayaan Natal 2017 di Kota Solo.

Kabag Operasional Polresta Surakarta Kompol Arief Joko menyebut ribuan personel tersebut terdir dari TNI, Polri, ormas dan sejumlah warga masyarakat. "Semuanya mem-backup untuk mengamankan Natal," ujar Arief Joko di Kota Solo, Senin, 19 Desember 2017.

Personel gabungan tersebut akan bertugas mulai 23 Desember 2017 hingga 1 Januari 2017. Termasuk menjaga 168 gereja yang tersebar di 51 kelurahan di Kota Solo pada saat Natal.

Pengamanan gereja bakal dilakukan selama 1x24 jam. Pasukan pengamanan pun memetakan zona pengamanan menjadi tiga prioritas.

Prioritas pertama, lanjut Arief, adalah gereja dengan jumlah jemaat lebih dari 1.500 orang. Kemudian gereja-gereja ini lebih dari tiga kali menggelar rangkaian perayaan natal dan terletak di wilayah strategis.

"Adapun jumlah gereja untuk Prioritas I ini sebanyak 16 gereja," bebernya.

Disusul kemudian Prioritas II sebanyak 35 gereja dan sisanya merupakan Prioritas III. Pengamanan gereja akan diawali dengan sterilisasi menjelang Natal.

Guna mengamankan Natal dan tahun baru, Polresta Surakarta mendirikan pos pengamanan (pospam) di enam titik di Kota Solo. Pospam tersebut tersebar di Faroka, Sriwedari, Gading, Jurug, Joglo dan Gladak.

"Ada 540 personel yang akan diterjunkan di pos-pos itu," beber dia.

Arief mengajak masyarakat aktif berperan dalam pengamanan Natal dan tahun baru. Misalnya dengan melakukan kegiatan siskamling untuk mendeteksi kemungkinan gangguan yang muncul.


(SUR)