Trans Jogja Lebih Nyaman dan Aman untuk Warga Lansia

Patricia Vicka    •    Rabu, 25 Oct 2017 16:55 WIB
transportasi
Trans Jogja Lebih Nyaman dan Aman untuk Warga Lansia
Muhmin, pengguna setia Trans Jogja, tengah menunggu bus di halte di kawasan Malioboro, Rabu 25 Oktober 2017, MTVN - Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Warga lanjut usia (lansia) merupakan penumpang setia Trans Jogja. Mereka mengaku lebih nyaman dan aman saat menggunakan bus tersebut untuk berkeliling Kota Yogyakarta.

Muhmin, 60, mengaku terbiasa menggunakan bus Trans Jogja. Ia enggan beralih ke taksi atau ojek berbasis aplikasi (online).

Nenek yang tinggal di Bangun Tapan, Bantul, itu mengaku menggunakan Trans Jogja sejak 2009. Ia menaiki bus menuju pasar atau mengunjungi kerabat.
 
“Naik Trans Jogja buat saya nyaman. AC-nya enak. Sudah terbiasa naik Trans Jogja kemana-mana,” kata Muhmin saat ditemui di Halte Trans Jogja Malioboro, Rabu 25 Oktober 2017.
 
Ia menjelaskan bagi lansia seusianya, naik Trans Jogja yang tertutup dan banyak penumpang dirasa lebih aman ketimbang menggunakan transportasi online. Bila naik ojek, Muhmin khawatir jatuh. Bila naik taksi, ia khawatir pengemudi akan membawanya melewati rute yang berputar-putar.

"Saya pernah coba naik taksi dan ojek. Tapi enggak nyaman,”pungkasnya

Muhmin juga hafal rute bus. Bila harus menempuh jalur baru, ia cukup bertanya pada petugas halte.

Pengakuan senada disampaikan Hery, 55. Ia mengaku lebih memilih naik Trans Jogja yang tarifnya murah dan praktis. Ia tak perlu berganti kendaraan umum untuk mencapai tujuan.

“Nyaman karena pakai AC. Kalau bus-kan panas. Harganya murah ke mana-mana hanya Rp3.500. Kalau naik ojek atau taksi online kan mahal,” ujar Hery.
 
Selain itu, ia mengaku gagap teknologi. Ia tak terbiasa dengan aplikasi transportasi online.

Hery meminta pemerintah dapat mengoptimalkan keberadaan Trans Jogja. Misalnya menambah jumlah bus sehingga warga tak perlu lama menunggu di halte.

Di beberapa jalur padat dan jam sibuk, Ia harus menunggu hingga lebih dari 45 menit untuk bisa naik.
 
Pemerintah tengah membenahi Trans Jogja agar mampu bersaing dengan transportasi online. Sejumlah halte dan shelter (halte Portabel) Trans Jogja diganti dan diperbaiki. 

Jumlah bus ditambah secara bertahap. Saat ini, 105 bus beroperasi di 17 jalur. Tahun depan, jumlah bus ditambah menjadi 128 unit.


(RRN)