Angkasa Pura Bantah Gusur Warga Terdampak Bandara Kulon Progo

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 06 Dec 2017 20:26 WIB
bandarasengketa lahan
Angkasa Pura Bantah Gusur Warga Terdampak Bandara Kulon Progo
Puluhan orang berunjuk rasa menolak pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport di Kulon Progo, Rabu, 6 Desember 2017, MI - Furqon Ulya Himawan

Yogyakarta: PT Angkasa Pura I mengklaim tak ada penggusuran paksa dalam proses pengosongan lahan untuk proyek bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kulon Progo, DI Yogyakarta, Rabu, 6 Desember 2017. Petugas juga tak mengintimidasi warga.

Project Manager NYIA R Sujiastono mengatakan proses pengosongan lahan masih dilakukan sesuai prosedur. Menurut dia, petugas tak memaksa warga meninggalkan rumah.

"Bisa dicek di lapangan. Bagi (bangunan) yang masih berpenghuni tidak kami robohkan," kata Sujiastono di Sleman.

Ia mengungkapkan PT Angkasa Pura I tak merobohkan seluruh bangunan dalam proses perataan atau land clearing. Menurut dia, aparat yang dilibatkan, seperti TNI dan polisi, hanya mendongkel pintu dan jendela bangunan. 

Menurut Sujiastono, petugas masih melakukan langkah persuasif. PT Angkasa Pura I, ujarnya, masih memiliki niat baik dengan tidak langsung merobohkan bangunan yang dihuni.

Kemarin, ungkap Sujiastono, kericuhan terjadi. Aksi saling dorong terjadi antara aktivis yang menolak pembangunan bandara dengan petugas. Polisi lalu menangkap belasan orang agar kericuhan tak makin parah.

Baca: Belasan Aktivis Penolak Bandara Kulon Progo Ditangkap Polisi

"Saya tahu karena berada di lapangan. Saya justru berterima kasih kepada aparat tidak terpancing dengan provokasi mereka," kata dia. 

Baca: Aktivis Penolak Bandara Kecam PT Angkasa Pura

Ia menyampaikan tahapan pengosongan lahan kepada Ombudsman RI Perwakilan DIY. Ombudsman kini sedang menindaklanjuti laporan warga atas dugaan langkah pengosongan lahan yang tanpa melewati prosedur. 


(RRN)