Pengemudi Taksi Online Yogya Tolak Pergub

Patricia Vicka    •    Senin, 17 Jul 2017 18:38 WIB
polemik taksi online
Pengemudi Taksi <i>Online</i> Yogya Tolak Pergub
Pertemuan PPOJ dengan legislator DPRD DIY, Senin, 17 Juli 2017. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pengemudi taksi berbasis aplikasi daring yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Online Jogjakarta (PPOJ) mendatangi gedung Dewan Perwakilan Daerah DIY di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Senin, 17 Juli 2017.

Mereka menyampaikan penolakan atas Peraturan Gubernur soal taksi online dan Peraturan Menteri Perhubungan No 32 2017. Mereka keberatan dengan pembatasan kapasitas mesin 1.000 sentimeter kubik (cc), badan usaha, dan uji Kir.

Baca: Pergub Taksi Daring DIY Diteken Tanpa Batas Tarif dan Kuota

Ketua PPOJ DIY, Muchtar Ansori juga mengklaim tak pernah dilibatkan selama pembuatan pergub. "Kami tak pernah diberi sosialisasi. Hanya pihak managemen perusahaan yang dilibatkan," ujar Muchtar di DPRD DIY.

Soal kapasitas minimal, Muchtar menilai mobil 1.000 cc cukup aman untuk menarik penumpang. Tak perlu uji Kir lagi karena mobil keluaran baru. 

PPOJ menilai badan usaha yang diwajibkan tak perlu berbentuk perusahaan. Cukup berbentuk koperasi dan anggotanya tak perlu mengubah nama STNK menjadi nama perusahaan.

Wakil Ketua DPRD DIY Arief Noor Hartanto menyarankan PPOJ melayangkan gugatan ke Pemda DIY, bukan DPRD. Ia menjelaskan Pergub bisa digugat dengan catatan Pemda DIY terbukti tak melibatkan pengemudi selama proses penyusunan draf pergub.

Namun, dia berjanji akan menanyakan kepada Biro hukum Setda DIY ihwal proses pembentukan pergub tersebut. Kendati begitu, dia menyarankan agar PPOJ membuat penolakan dalam bentuk tertulis. "Untuk bukti dan pegangan kami menanyakan ke Pemda DIY," tuturnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Perhubungan DIY Gatot Saptadi mengatakan pihaknya sudah berulang kali berdiskusi dan berkomunikasi pada manajemen Grab, Uber, dan Gojek. Gatot menegaskan sosialisasi peraturan ke para pengemudi menjadi tanggung jawab pengelola perusahaan taksi online.


(SAN)