#SaveRohingnya Tak Pengaruhi Wisata di Candi Borobudur

Ahmad Mustaqim    •    Jumat, 08 Sep 2017 20:29 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
#SaveRohingnya Tak Pengaruhi Wisata di Candi Borobudur
Puluhan aparat kepolisian saat menghalangi massa aksi #SaveRohingnya di salah satu pintu masuk kawasan Candi Prambanan. Foto: MTVN/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Magelang: Obyek wisata Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah memperoleh penjagaan ketat oleh kepolisian setempat pada Jumat, 8 September 2017. Aksi #SaveRohingya akhirnya dipindak ke Masjid An-Nur yang berjarak sekitar dua kilometer dengan candi pun tak mengganggu parawisata.

Candi Budha yang dibangun pada abad ke-9 itu tetap dibuka terbatas untuk umum. Namun, kepolisian menjaga ketat dan melakukan sejumlah rekayasa arus di kawasan wisata candi yang telah ditetapkan sebagai warisan dunia tersebut.

"Pengunjung tak boleh parkir di area parkir kawasan wisata Candi Prambanan. Parkir dialihkan ke luar kawasan candi," kata General Manager (GM) Taman Wisata Borobudur, Crisnamurti Adiningrum dihubungi pada Jumat, 8 September 2017.

Ia mengatakan lokasi parkir sementar bekerja sama dengan warga. Hal ini untuk memastikan suasana Candi Borobudur tetap konfusif dan aman.

"Dari 10 titik pintu masuk, kami hanya buka satu pintu. Ini untuk memudahkan pengawasan," kata dia.

Kunjungan wisata juga tidak terlalu terpengaruh dengan adanya aksi #SaveRohingnya. Selama waktu operasi kawasan dari pukul 06.00 hingga 15.00 WIB, setidaknya ada 2.646 wisatawan berkunjung. Namun, dia mengakui ada penurunan pengunjung.

(Baca: Aksi Bela Rohingya Dipindah ke Masjid An-Nur)

"Dibanding hari biasanya, ada penurunan sekitar 30 persen," tuturnya.

Kepala Polres Magelang, AKBP Hindarsono menambahkan aparat memang menjaga ketat berbagai titik pintu masuk kawasan Candi Prambanan. Hal ini untuk melindungi salah satu benda warisan budaya yang diakui UNESCO ini.

"Jangan sampai ada sesuatu yang jadi masalah internasional. Meskipun, aksi tetap bisa berjalan sampai selesai dengan tertib," katanya.

Petugas sempat mengadang rombongan peserta yang akan mencoba masuk kawasan Candi. Namun akhirnya mereka memilih balik kanan dan salat Jumat di masjid terdekat.

(Baca: Polisi Mengadang Massa yang Hendak ke Candi Borobudur)




(SUR)