Pemerintah Diminta Perkuat Perangkat Desa untuk Pengelolaan Dana Desa

Ahmad Mustaqim    •    Minggu, 06 Aug 2017 21:59 WIB
dana desa
Pemerintah Diminta Perkuat Perangkat Desa untuk Pengelolaan Dana Desa
Ilustrasi dana desa.

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Anggota Satgas Dana Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Ari Sujito mengingatkan korupsi dana desa harus menjadi refleksi. Dana desa bukanlah lahan baru untuk dikorupsi.

"Dana desa sangat penting untuk desa. Manfaat dana desa lebih besar daripada kasus korupsi yang terjadi," kata Ari dalam konferensi pers di Jalan Monjali Sleman, Yogyakarta, Minggu 6 Agustus 2017. 

Menurutnya, dana desa mampu menggerakkan nadi ekonomi dan politik desa. Dana desa yang keluar lewat landasan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa juga sudah menggerakkan partisipasi lokal atas segala masalah kemiskinan. 

(Baca juga: Warga Diminta Awasi Dana Desa)

Meskipun manfaat dana desa belum dirasakan oleh 74.954 desa di Indonesia. Namun Sosiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) ini yakin kondisi saat ini jauh lebih baik ketimbang era Orde Baru.

"Dalam jangka panjang saya memiliki optimisme manfaat dana desa bisa mencegah orang-orang desa pergi ke kota, karena 'madunya' sudah hidup. Desa harus dibela, berdayakan, dan diperkuat," tegas Ari.

Untuk mencapai itu, Ari menilai harus ada langkah konkret untuk memperkuat kapasitas perangkat desa dalam mengelola dana hingga Rp1 miliar. Hal itu juga harus didukung kerja sama kementerian dan pemerintah daerah setempat dalam membuat aturan sebagai fungsi pengawasan dana desa.

"Nantinya, pengelolaan dana desa tidak terus difasilitasi pendamping yang saat ini ada. Tapi aktivis di desa setempatlah yang akan mendampingi pengelolaan dana desa," kata dia. 

(Baca juga: Dana Desa Perlu Kontrol Kolektif)

Ari mengakui pengelolaan dana desa perlu evaluasi. Namun evaluasi harus dilakukan secara utuh, termasuk melihat secara menyeluruh beleid tentang Desa hingga manfaat dana desa yang sudah ada. 

"Presiden Jokowi telah berkomitmen membangun Indonesia dari desa. Capaian adanya dana desa yakni muncul inisiatif-inisiatif yang berasal dari warga desa," tuturnya. 




(HUS)