Tak Punya BPJS Kesehatan, Panti Asuhan Manfaatkan Puskesmas Gratis

Andi Aan Pranata    •    Rabu, 19 Apr 2017 19:36 WIB
bpjs kesehatan
Tak Punya BPJS Kesehatan, Panti Asuhan Manfaatkan Puskesmas Gratis
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/M Rizal)

Metrotvnews.com, Makassar: Panti Asuhan Al Muallaf di Jalan Tamalate 3 Kota Makassar, Sulawesi Selatan belum terjangkau layanan BPJS Kesehatan. Selama ini pengurus panti hanya memanfaatkan layanan kesehatan gratis di puskesmas terdekat, jika ada anak yang sakit.

"Kalau ada yang darurat, langsung ke puskesmas depan saja. Tidak pernah dipungut biaya," kata Marlanita, pengurus panti Al Muallaf di Makassar, Rabu 19 April 2017.

Marlanita mengungkapkan, pihaknya tidak pernah dipersulit saat mengakses layanan kesehatan di Puskesmas Kassi-kassi, Kecamatan Rappocini. Puskesmas tersebut terletak tak jauh dari panti asuhan yang ia kelola. Pihaknya juga tidak diwajibkan mengisi maupun melampirkan berkas administrasi khusus saat ada anak panti yang berobat.

"Dari dulu sudah begitu. Mungkin orang puskesmas sudah tahu tentang panti ini. Mereka juga sering datang berkunjung," ujarnya.

Panti asuhan Al Muallaf berdiri sejak tahun 2012. Marlanita mengelola sendiri panti tersebut sejak suaminya wafat sejak tahun 2014. Untuk menghidupi anak-anak panti, wanita tersebut berjualan obat kesehatan herbal. Adapun bangunan panti merupakan rumah yang dikontrak per tahun.

Marlanita menyebutkan, panti asuhannya kini mengasuh 26 anak. Usianya bervariasi, dari bayi hingga 16 tahun. Selain anak yatim, panti juga diisi anak-anak kurang mampu. Diharapkan, semua penghuni bisa terjangkau layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan agar kesehatannya lebih terjamin.

"Belum ada satu pun anak yang terdaftar. Pernah ada yang janji mau datang mendata, tapi belum ada sampai sekarang. Kalau memang bisa, semoga diuruskan secepatnya," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Makassar Muchtar Tahir mengaku tidak tahu soal anak-anak panti asuhan yang tidak terjangkau layanan BPJS. Dia juga menolak berkomentar seputar pengelolaan dana kesehatan bagi anak-anak panti.

"Saya tidak berkompeten bicara soal itu," kata Muchtar.


(SAN)