Menkominfo: Jangan Sterilkan Hoaks, tapi Buat Masyarakat Imun

Pythag Kurniati    •    Kamis, 23 Nov 2017 15:43 WIB
hoax
Menkominfo: Jangan Sterilkan Hoaks, tapi Buat Masyarakat Imun
Menkominfo Rudiantara saat memberikan sambutan di Festival Media 2017 di Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis, 24 November 2017. Foto: Metrotvnews.com / Pythag Kurniati

Solo: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mendorong sosialisasi literasi dikedepankan untuk memerangi konten negatif dan hoaks. Dewasa ini banyak beredar berita bohong dan konten negatif yang meresahkan.

Meningkatkan 'kekebalan' atau 'imunitas' masyarakat terhadap hoaks dan konten negatif merupakan cara terbaik. Sebab upaya filter atau strerilisasi jaringan amat sulit dilakukan.

"Konten itu, difilter bagaimana pun, secara teknis, tidak bisa dihilangkan 100 persen," ungkap Rudiantara saat menghadiri Festival Media di Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis, 24 November 2017.

Menkominfo berpesan pendekatan hulu harus diprioritaskan. Semua komunitas dan seluruh strata masyarakat diminta terlibat meningkatkan literasi agar masyarakat mampu memilah dan memilih konten.

"Jangan buat masyarakat steril, tapi imun, kebal pada konten negatif. Karena konten itu tidak bisa 100 persen dihilangkan," tandas mantan Direktur Utama PT Telkom (Persero) ini.

Sedangkan pendekatan hilir, lanjutnya, merupakan hal terakhir yang harus dilakukan setelah pendekatan hulu. Pendekatan ini dilakukan dengan membatasi akses konten negatif.

Sementara Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Suwarjono mendorong jurnalis terlibat dalam perang melawan konten negatif dan hoax. Ia meminta jurnalis selalu memproduksi konten yang berkualitas. 

"Salah satunya dengan menerapkan jurnalisme berbasis data atau data driven journalism," ujar dia.


(SUR)