Bau Limbah Menyengat, Warga Sukoharjo Geruduk Pabrik Rayon

Pythag Kurniati    •    Kamis, 26 Oct 2017 17:05 WIB
lingkunganpengolahan limbah
Bau Limbah Menyengat, Warga Sukoharjo Geruduk Pabrik Rayon
Ratusan warga tiga desa di Kecamatan Nguter, Sukoharjo menggeruduk pabrik PT. Rum, Kamis 26 Oktober 2017. Foto: MTVN/Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Sukoharjo: Ratusan warga tiga desa di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menggeruduk pabrik pengolahan rayon milik PT Rayon Utama Makmur (RUM), Kamis, 26 Oktober 2017. Demonstrasi buntut bau limbah pabrik yang menyengat dan menganggu warga.

Sekitar 300 warga membawa sejumlah poster berbunyii 'Jangan Korbankan Kesehatan Kami demi Bisnismu' dan 'Limbahmu Meracuni Masyarakat'. Mereka berorasi sambil berjalan kaki menempuh jarak sekitar satu kilometer menuju pabrik PT. RUM.

Salah seorang warga, Suwardi, 50, mengatakan, massa berasal daru tiga desa di Kecamatan Nguter. Tiga desa itu yakni Desa Gupit, Desa Celep dan Desa Plesan.

Tiga desa di Kecamatan Nguter tersebu jadi korban bau limbah pabrik PT RUM. Sudah kurang lebih satu pekan, warga desa diresahkan dengan bau limbah pabrik. "Baunya menyengat, mirip septitank," kata Suwardi saat ditemui di Sukoharjo, Kamis, 26 Oktober 217.

Bahkan, lanjut dia, beberapa warga terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi lantaran tidak tahan dengan baunya. "Ada warga yang mengalami sesak nafas hingga muntah-muntah," bebernya.

Pembangunan PT RUM di lokasi Jalan Songgorungi-Jatipuro km 38 Desa Plesan, Nguter, Sukoharjo tersebut dimulai tiga tahun lalu. Namun, pabrik pengolah rayon itu baru beroperasi sepekan ke belakang.

"Jadi ini masih uji coba," kata dia.

Warga, kata dia, sebenarnya tidak keberatan dengan berdirinya pabrik. Namun warga mendesak PT. RUM menyelesaikan keluhan warga terkait bau limbah pabrik secepatnya.

Warga dan perwakilan PT. RUM melakukan mediasi untuk cari solusi.

 


(SUR)