58 Penumpang Dharma Kencana II Putuskan Kembali ke Semarang

Mustholih    •    Selasa, 31 Oct 2017 15:18 WIB
kapal terbakar
58 Penumpang Dharma Kencana II Putuskan Kembali ke Semarang
KM Dharma Kencana II dari kejauhan -- dok. BNPB

Metrotvnews.com, Semarang: Sebanyak 58 penumpang Kapal Motor Dharma Kencana II memutuskan kembali ke Semarang, Jawa Tengah. Mereka batal melanjutkan perjalanan ke Pontianak, Kalimantan Barat, setelah kapal Dharma Kencana II yang ditumpangi mereka terbakar di perairan Karimunjawa, Jawa Tengah, pada Minggu dini hari, 29 Oktober 2017.

"Kita berangkatkan dengan pesawat kemarin 41 orang dan pagi tadi 17 orang. Tadi, sudah kita jemput di bandara dan kita lanjutkan transporasi sampai ke rumah dengan menggunakan travel. Total 58 penumpang yang pulang ke Semarang," kata Manajer Cabang Semarang PT Dharma Lautan Kencana, Herman Fajar, saat dihubungi Metrotvnews.com, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 31 Oktober 2017.

Adapun sisa penumpang Dharma Kencana II memutuskan melanjutkan perjalanan ke Pontianak. Mereka berangkat dari Kumai, Kalimantan Tengah, kemarin. "Tadi pukul 08.30 WIB sudah tiba di Pontianak," ujar Herman menambahkan.

Dengan demikian, kata Herman, tanggung jawab Dharma Lautan Utama selaku pemilik kapal Dharma Kencana II terhadap para penumpang dinyatakan selesai. Bahkan, sesuai janji, masing-masing penumpang juga diberi uang saku oleh Dharma Lautan Utama. "Sudah beres semua. Kemarin juga sudah diberi uang saku Rp1 juta, biaya tiket penumpang sudah kita kembalikan 100 persen," terang Herman.

Seperti diketahui, Kapal Motor (KM) Dharma Kencana II mengalami musibah di perairan Karimunjawa, Jawa Tengah. Kapal penumpang yang sedang berangkat dari Semarang, Jawa Tengah, ke Pontianak, Kalimantan Timur, itu terbakar  di 46 mil barat laut Karimun Jawa pada pukul 03.45 WIB, Minggu, 29 Oktober 2017.

Dharma Kencana II mengangkut 132 penumpang dewasa, 4 anak-anak, dua bayi, 40 awak kapal, dan 31 vendor kapal. Semua orang yang ada dalam Dharma Kencana II berhasil menyelamatkan diri setelah turun dari kapal dengan menggunakan skoci. Mereka dievakuasi dengan KM Kirana I ke Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah.


(ALB)