Setelah Gaji Naik, Mobil Dinas Anggota DPRD Dikaji Ulang

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 16 Aug 2017 01:29 WIB
dprd
Setelah Gaji Naik, Mobil Dinas Anggota DPRD Dikaji Ulang
Deretan mobil dinas yang terparkir di DPRD Kota Yogyakarta, MTVN - Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Yogyakarta tengah melakukan kajian penggunaan mobil dinas. Hal itu dilakukan seiring adanya kenaikan tunjangan transportasi anggota dewan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD). 

Adapun kenaikan tunjangan transportasi anggota DPRD Kota Yogyakarta yakni sebesar Rp7,9 juta. Tunjangan transportasi ini sebelumnya tidak ada. 

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Yogyakarta, Prima Hastawan mengatakan aturan baru penggunaan mobil dinas masih dalam pembahasan. Ia mengatakan, pembahasan itu juga dilakukan bareng Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta.  

Sebelum adanya aturan baru itu, mobil dinas operasional wakil rakyat tersebut diizinkan dibawa pulang. "Mobil dinas nantinya harus diparkirkan di dewan dan dikeluarkan saat ada kegiatan," ujar Prima di DPRD Kota Yogyakarta pada Selasa, 15 Agustus 2017. 

Selama ini, ada tujuh unit mobil dinas yang ada di DPRD Kota Yogyakarta. Tujuh mobil dinas itu terdiri dari empat unit mobil yang diperuntukkan untuk empat komisi, yakni mobil bermerk Toyota New Innova dan tiga mobil jenis Travello. Sementara itu, tiga mobil dinas lain digunakan untuk tiga pimpinan. Menurutnya, masih ada tambahan tiga unit mobil baru bermerk New Innova.

Ia menyatakan, kemungkinan ada beberapa formula penggunaan mobil dinas.  Salah satunya yakni mobil dinas operasional yang biasanya diperuntukkan per komisi tidak dikhususkan lagi. 

Sementara itu, tiga unit mobil pimpinan akan tidak mengalami perubahan. "Konsekuensinya pimpinan tidak mendapatkan tunjangan transportasi. Artinya, dari 40 anggota dewan, hanya 37 orang yang mendapat tunjangan transportasi," kata dia. 

Ia menambahkan, tiga unit mobil baru yang datang awal bulan lalu masih belum jelas aturan penggunaannya. Musababnya, tiga unit mobil itu dibeli sebelum keluarnya PP Nomor 18 Tahun 2017. "Tiga unit mobil baru juga belum ada serah terima dari pemerintah Kota Yogyakarta ke Sekretariat Dewan," tuturnya. 

Gaji dan tunjangan anggota DPRD Kota Yogyakarta naik 100 persen yang diperkirakan mulai September 2017. Total gaji bulanan wakil rakyat itu bakal menerima Rp33 juta hingga Rp35 juta per bulan. Sejumlah komponen lain yang naik yakni tunjangan komunikasi, dari Rp6,3 juta menjadi Rp14,7 juta per bulan. Aktivitas reses yang semula tak digaji, kini digaji sebesar Rp14,7 juta per sekali reses. 
 


(RRN)