Larang Tamu Bawa Tas, Wali Kota Solo Siapkan Loker

Pythag Kurniati    •    Selasa, 26 Sep 2017 18:08 WIB
Larang Tamu Bawa Tas, Wali Kota Solo Siapkan Loker
Loker tas tamu di depan ruangan Wali Kota Solo, Selasa, 26 September 2017

Metrotvnews.com, Solo: Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo melarang tamunya membawa tas ke dalam ruang kantornya di Kompleks Balai Kota Solo, Jawa Tengah. Hal itu dilakukan pascamaraknya operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada sejumlah kepala daerah.

Staf Khusus Wali Kota Solo Renna Kusumaningtyas mengatakan, Loker mulai digunakan hari ini, Selasa 26 September 2017. Tempat menyimpan barang itu diletakkan persis di depan ruang kantor Wali Kota Solo. Pada bagian atas loker tertulis 'Tempat Tas Tamu Wali Kota'. 

"Baru ada hari ini," ungkap Renna saat ditemui di Balai Kota Solo, Selasa, 26 September 2017.

Baca: Wali Kota Solo Larang Tamu Bawa Tas ke Ruang Kerja dan Rumahnya

Ia menjelaskan, loker diletakkan menindaklanjuti kebijakan Wali Kota Solo yang melarang tamunya membawa tas ke dalam ruangan. Setiap tamu yang datang wajib mematuhi peraturan yang ada.

Sejauh ini, lanjutnya, belum ada tamu yang keberatan dengan peraturan tersebut. "Mereka memahami," terang dia.

Seperti diketahui, Wali Kota Solo FX. Hadi Rudyatmo melarang tamu yang menemuinya membawa tas ke dalam ruangan. Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai upaya preventif menghindari penyuapan.

"Siapapun tamu yang mau ke ruangan saya, dilarang membawa tas," ungkap Rudy, kemarin.

Larangan itu diberlakukan tidak hanya di ruangan kerja Wali Kota di Kompleks Balai Kota Solo. Namun juga di rumah dinas dan rumah pribadinya.

Wali Kota Solo mengaku akan menerbitkan surat edaran menindaklanjuti larangan tersebut. Ia pun telah memperingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berhati-hati dalam bekerja dan tidak menerima suap.

Kebijakan ini diterapkan salah satunya setelah marak Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada sejumlah kepala daerah di Indonesia.

(ALB)