Polisi Bilang Kecelakaan, Dokter Temukan Proyektil di Perut Nanang

Patricia Vicka    •    Selasa, 01 Nov 2016 13:56 WIB
korban penembakan
Polisi Bilang Kecelakaan, Dokter Temukan Proyektil di Perut Nanang
Kakak korban penembakan misterius, Anton menunjukkan foto Nanang semasa hidup.

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Duka masih menyelimuti keluarga besar Nanang Raharjo, 31. Karangan bunga masih tampak di depan rumah duka di Kawasan Rejowinangun Kotagede, Yogyakarta, Selasa, 1 November. 

Nanang, yang bekerja sebagai pawang kuda nil di Gembira Loka Zoo, tewas terkena tembakan orang misterius pada Minggu (30/10/2016). Ia tertembak di sekitar Jembatan Lama di kawasan Gembira Loka Yogyakarta. Teman-temannya segera membawa ayah satu anak ini ke rumah sakit. Namun, nyawanya tak tertolong. 

Ayah korban, Sarjono, 60, meminta polisi mengusut penyebab kematian anaknya. Ia yakin Nanag tewas dibunuh. "Kami percaya kepolisian berpihak pada orang kecil," tutur Sajono di rumah duka.

Awalnya, kata Sarjono, keluarga mendapat kabar Nanang meninggal karena kecelakaan. Kabar itu disampaikan petugas Polsek Umbulharjo yang datang ke rumah. Lantas keluarga segera menyambangi Rumah Sakit Sudirman, tempat jenazah Nanang disemayamkan. 

"Dari keterangan dokter, anak saya meninggal karena luka tembak di perut sebelah kiri. Ada proyektil peluru di sana," jelasnya. 

Jenazah ayah satu anak ini sudah dimakamkan di pemakaman umum kampung Paleman Rejowinangun, kemarin siang. 

Sang kakak, Anton, bilang, pada hari kejadian, Nanang hendak melakukan syukuran setelah menang lomba bulu tangkis di tempat kerjanya. Pagi hari sebelum jalan, Nanang pamit ingin makan-makan bersama temannya. 

"Tapi sesudah magrib kami malah dapat kabar duka ini," tuturnya. 

Kepala Kepolisian Umbulharjo AKP Yugi Bayu mengakui belum bisa memastikan penyebab kematian Nanang, karena menunggu hasil visum. 

"Kasus ini masih dalam penanganan kami. Beberapa saksi sudah kami periksa," pungkasnya.
(SAN)