Buya Syafii: Hentikan Memandang Jokowi anti-Islam

Patricia Vicka    •    Kamis, 06 Dec 2018 17:52 WIB
pilegpilpres 2019pemilu serentak 2019
Buya Syafii: Hentikan Memandang Jokowi anti-Islam
Presiden Jokowi di Resepsi Milad satu abad Madrasah Muallimin Muallimaat di Yogyakarta, Kamis 6 Desember 2018.

Yogyakarta: Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif, mengajak masyarakat berhenti memandang Presiden Joko Widodo anti-Islam. Apalagi, selama menjabat, Jokowi sangat memerhatikan Muhammadiyah.

Buya, demikian Syafii Maarif disapa, memberikan satu contoh: Jokowi adalah presiden pertama yang datang ke kampus Muallimin dan Mu'allimat. Kampus ini didirikan Kiai Haji Ahmad Dahlan pada 1918. Jadi, tak ada alasan buat warga Muhammadiyah menilai Jokowi anti-Islam.

"Jangan gitulah. Hentikan!" kata Buya saat memberi kata sambutan di Resepsi Milad Satu Abad Madrasah Muallimin Mu'allimaat di Yogyakarta, Kamis, 6 Desember 2018.

Bukti lainnya, tambah Buya, Jokowi acap hadir dalam acara-acara Muhammadiyah, seperti kegiatan yang digelar Ikatan Pelajar Muhammadiyah di Surabaya, Jawa Timur. Jokowi juga ke Lamongan untuk memberikan surat keputusan kepada beberapa perguruan tinggi di Muhammadiyah.

"Kalau sekarang di Yogyakarta juga kan kunjungan ke Universitas Aisyiyah Yoggyakarta (Unisa). Universitas ini satu lembaga dengan Madrasah Muallimin dan Mu'allimat," ujar Buya.

Buya pun memastikan, Muhammadiyah mengundang Jokowi ke Yogyakarta dalam kapasitas sebagai Presiden, bukan calon presiden. Sesuai aturan KPU seorang capres tidak diperbolehkan hadir di lingkungan pendidikan.

Jokowi datang ke Jogjakarta didampingi  Mendikbud Muhadjir Effendy, Mensesneg Pratikno, dan Menteri BUMN Rini Soemarno. Hadir pula Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir.


(ALB)