Legislatif Desak Eksekutif DI Yogya Terbitkan Pergub Gepeng

Patricia Vicka    •    Selasa, 18 Oct 2016 15:58 WIB
rehabilitasi gepeng
Legislatif Desak Eksekutif DI Yogya Terbitkan Pergub Gepeng
Suasana rapat dengar pendapat Perda Gepeng di DPRD DIY Selasa (18/10/2016). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta mendesak penerbitan peraturan gubernur (pergub) yang mengatur penangan gelandangan dan pengemis (gepeng). Pemda DIY juga diminta membuat tempat penampungan gepeng.

Wakil Ketua Pansus Pengawasan Perda Gepeng DPRD DIY Muhammad Yazid menilai pemerintah tidak serius menegakkan Perda Gepeng. Mestinya, pergub yang jadi petunjuk pelaksana dan teknis sudah dibuat maksimal enam bulan setelah perda disahkan.

Namun, dua setengah tahun berselang, pergub tak kunjung terbit. Padahal Pergub dibutuhkan sebagai tindak lanjut implementasi Perda Gepeng No 1/2014 serta menjadi landasan dan panduan eksekutif membuat petunjuk teknis dan petunjuk program penangangan dan pencegahan gepeng di DIY.

Baca: Ada Eksploitasi pada Kegiatan Gepeng

Selain itu pemberantasan gepeng selama ini terhenti di tingkat razia saja. Penanganan rehabilitasi usai razia masih setengah-setengah.

"Waktu mereka dimasukkan ke panti sosial, pemerintah bingung memberikan materi dan arahan untuk mencegah mereka kembali mengemis di jalan," ujarnya saat Rapat Dengar Pendapat Perda Gelandangan dan Pengemis di DPRD DIY, Selasa (18/10/2016). 

Dengan pergub, diharapakan pemda, pemkab dan pemkot dapat menyusun upaya pencegahan dan penanganan gepeng. Misalnya, dengan mensinergikan seluruh SKPD untuk membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga.

Pemda diharapkan memiliki panti sosial yang khusus menangani gepeng seperti di Surabaya, Jawa Timur. 

Kepala Dinas Sosial DIY Untung Sukaryadi mengatakan pemda tengah berencana menambah tempat penampungan gepeng. "Penanganan mereka juga lebih tegas tapi manusiawi dan konstruktif," katanya.

Hingga kini baru ada tujuh panti sosial binaan Dinsos DIY. Hanya satu panti yang khusus mengurusi gelandangan. Sementara jumlah gepeng yang ada di penampungan sekitar 199 orang. Terdiri, 107 gepeng psikotik (ganguan mental) dan 92 non-psikotik.
(SAN)