Waspada Cuaca Ekstrem di Yogyakarta hingga Tiga Hari ke Depan

Ahmad Mustaqim    •    Senin, 14 Nov 2016 11:08 WIB
cuaca ekstrem
Waspada Cuaca Ekstrem di Yogyakarta hingga Tiga Hari ke Depan
Ilustrasi cuaca hujan, Ant

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memperkirakan cuaca ekstrem berlangsung hingga tiga hari ke depan. Selain hujan, petir dan angin kencang juga terjadi di Yogyakarta.

Koordinator Operasional Stasiun Pos Klimatologi BMKG Yogyakarta, Joko Budiono, menerangkan cuaca ekstrem dampak dari peningkatan suhu muka air di perairan selatan Jawa, pertemuan angin di atas pulau Jawa, serta faktor penyebab pertumbuhan awan hujan yang tinggi.

"Dengan kondisi itu, diperkirakan potensi hujan terus meningkat sampai 17 November ke depan," kata Joko, Senin (14/11/2016).

Joko mengatakan tingginya kondisi curah hujan diperkirakan berada dalam angka 151 hingga 300 milimeter. Menurutnya, kondisi demikian berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Sleman, sebelah utara Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, serta Kulon Progo.

"Curah hujan kategori tinggi di Kabupaten Sleman berada di kawasan (Gunung) Merapi," ungkapnya.

Joko mengimbau masyarakat berhati-hati dan mewaspadai dampak cuaca ekstrem itu. Mulai dari banjir, kata Joko, tanah longsor, tanah longsor, serta jalanan licin.

Sebelumnya, BPBD DIY melalui Tim Reaksi Cepat juga telah memperkirakan rentannya wilayah DIY terkena bencana alam akibat cuaca ektrem. Jika wilayah Sleman hujan lebih dari dua jam, kawasan Kota Yogyakarta hingga Bantul berpotensi terdampak genangan hingga bisa terjadi banjir.

Di sisi lain, hujan deras berpotensi mengakibatkan longsor dapat pula terjadi di Gunungkidul dan Kulon Progo. 

"Daerah paling berisiko terjadi longsor adalah Kulon Progo," kata Koordinator Bidang Operasional Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY, Indro Sambodo.


(RRN)