Ratusan Orang Berangkat ke Jakarta, Kapolresta: Solo Kondusif

Pythag Kurniati    •    Rabu, 02 Nov 2016 16:14 WIB
unjuk rasa
Ratusan Orang Berangkat ke Jakarta, Kapolresta: Solo Kondusif
Ilustrasi: Warga Solo bersama pemkot dan TNI/Polri menghapus mural dukungan terhadap kelompok radikal. (Media Indonesia/Widjajadi)

Metrotvnews.com, Solo: Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono telah mengimbau warga Jawa Tengah tidak perlu berangkat ke Jakarta guna mengikuti aksi yang akan digelar 4 November 2016.

Meski begitu, ratusan orang yang tergabung dalam Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) tetap berangkat ke Jakarta. Endro Sudarsono selaku Divisi Advokasi DSKS mengatakan, setidaknya 250 orang akan ke Jakarta.

"Ada lima bus yang rencananya berangkat ke Jakarta," ujar Endro, di Kota Solo, Jateng, Rabu (2/11/2016). Rombongan akan berangkat besok siang.

Endro memastikan anggotanya mengikuti aksi dengan tertib. "Tidak boleh membawa senjata tajam. Kami hanya membawa poster dan berorasi," tuturnya.

Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Solo, Dahlan Harjo Taruno berpesan agar masyarakat yang akan mengikuti aksi di Jakarta maupun Solo, menjaga kondusifitas dan tidak anarkistis.

Sedang Ketua Forum Perdamaian Lintas Agama dan Golongan Solo, Muhammad Dian Nafi, menyampaikan, agar masyarakat memegang empat pilar perdamaian. Yakni, kebenaran, keadilan, keluhuran berdasarkan adat ketimuran, dan kerukunan.

"Empat pilar perdamaian itu harus dipegang setiap orang dalam hal apapun, termasuk menyampaikan aspirasi," terangnya.
             
Kapolresta Solo Kombes Ahmad Luthfi memastikan wilayah hukumnya tetap kondusif. Warga tak perlu risau, sebab jajaran Polri, TNI dan Pemkot Solo menjamin keamanan. "Solo tetap kondusif," tegasnya.

Luthfi mengaku pihak kepolisian belum menerima izin apapun terkait adanya potensi aksi di Kota Solo pada hari itu. "Namun demikian, kami tetap menyiagakan personel dari Dalmas dan polsek jajaran," imbuhnya.

Kemarin, Kapolda Jateng Condro Kirono meminta warga tak perlu ke jakarta. "Sampaikan aspirasi di Jawa Tengah," kata Condro, usai menemui pengurus MUI Jateng, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama di Semarang.


(SAN)