Warga Demak Sembunyikan Sabu 50 Kg di Pompa Air

   •    Sabtu, 15 Oct 2016 12:26 WIB
sabu
Warga Demak Sembunyikan Sabu 50 Kg di Pompa Air
Petugas memperlihatkan cara tersangka menyembunyikan sabu dalam mesin pompa air dalam rilis sabu di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri, Jakarta Timur, Jumat (18/9/2015). Foto: Antara/Rosa Panggabean

Metrotvnews.com, Demak: Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek rumah warga di Desa Kalisari, Kabupaten Demak, Jawa Tengah yang diduga menyimpan sabu dari luar negeri yang tersimpan di mesin pompa air, Sabtu 15 Oktober 2016, sekitar pukul 02.00 WIB.

Di rumah tersebut terdapat lima mesin pompa air ukuran 1,5 meter yang di dalamnya diduga sebagai tempat untuk menyembunyikan sabu seberat 50 kilogram. Mesin pompa air yang berjumlah lima unit itu kini dijaga petugas kepolisian dari Polres Demak serta diberikan garis polisi.

Umiyah, istri Kasmuri, yang merupakan pemilik rumah, mengaku tak tahu kalau pompa air itu berisi sabu. Mesin itu diduga milik Suliyanto yang masih kerabat Kasmuri.

Bea dan Cukai dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ikut turun ke lokasi. Mereka membawa dua anjing pelacak menggeledah rumah Suliyanto yang berjarak sekitar 500 meter dari kediaman Kasmuri.

Berdasarkan pemantauan, tim Bea dan Cukai tidak menemukan sesuatu di rumah orang tua Suliyanto. Nur Kaijah yang merupakan tetangga Suliyanto, mengaku tidak mengetahui aktivitas tetangganya itu karena selama ini disibukkan dengan aktivitas kerja. "Saya baru tahu justru setelah ada penggerebekan," ujar Nur, seperti dilansir Antara.

Rumah Suliyanto, kata dia, dipakai sebagai tempat usaha pembuatan rak etalase aluminium, namun sudah lama tidak beroperasi.

Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo yang ditemui di lokasi penggerebekan mengatakan personel Polres Demak yang diterjunkan sebatas mengamankan kegiatan BNN.

"Terkait informasi soal dugaan penyimpangan narkoba, yang berhak menjelaskan merupakan BNN," ujarnya.

Adapun jumlah personel yang diterjunkan di lokasi kejadian sebanyak 20 orang baik yang berseragam maupun tidak.



(UWA)