Ombudsman Dalami Pungli BPN Kota Semarang

Budi Arista Romadhoni    •    Senin, 12 Mar 2018 13:47 WIB
pungli
Ombudsman Dalami Pungli BPN Kota Semarang
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Semarang: Kantor Perwakilan Ombudsman Jawa Tengah saat ini sedang menyelidiki dua kasus pertanahan. Proses penyelidikan digencarkan setelah adanya operasi tangkap tangan yang melibatkan Kepala BPN Semarang.

"Untuk kasus pertanahan terdapat dua laporan dugaan pungli pertanahan sejak Januari sampai Maret 2018, kami saat ini sedang memperdalam pemeriksaan," Kata Plt Kepala Ombudsman Jawa Tengah, Sabaruddin Hulu, di sela perayaan HUT Ombudsman RI Ke-18, Senin, 12 Maret 2018.

Dia menegaskan dua dugaan pungli itu sedang diselidiki, pihaknya mengingatkan salah satu pelapor meminta identitasnya dirahasiakan. Dugaan sementara, kata Sabaruddin, pungli pertanahan muncul di salah satu kabupaten/kota.

Dia mengatakan, Ombudsman sudah pernah menangani kasus yang sama pada 2017. Ada tiga laporan pungli yang melibatkan kantor BPN Kota Semarang masuk.

"Selanjutnya, kami melakukan monitoring terhadap kantor BPN Semarang. Ketika itu, kita temukan pungli yang melibatkan kantor notaris salah satu kantor PPATK," ungkapnya.

(Baca: Kepala BPN Kota Semarang Dilepas Penyidik Kejari)

Secara umum, petugasnya mendapati 23 aduan kasus pungli dari masyarakat pada tiga bulan terakhir. Kasus yang dilaporkan mulai berkaitan dengan kinerja aparat penegak hukum dan pelayan pemerintah daerah.

"Paling banyak melibatkan pemda, pertanahan dan pendidikan," ucapnya.

Pihaknya juga akan memperketat pengawasan terhadap kasus kekerasan di sekolah. Terutama saat program LDK berlangsung. "Dari Disdik Jateng harus melakukan pengawasan dan membenahi aturan yang berlaku," kata dia.


(SUR)