Bencana Banjir dan Longsor Landa Jateng

Antara    •    Selasa, 14 Nov 2017 10:10 WIB
banjirlongsor
Bencana Banjir dan Longsor Landa Jateng
ilustrasi Metrotvnews.com

Semarang: Bencana banjir dan longsor kembali melanda daerah di Jawa Tengah, banjir merendam 50 hektare sawah di Kudus dan longsor menimpa asrama Sekolah Tinggi Teologi (STT) Sangkakala, Semarang mengakibatkan satu mahasiswi tewas dan dua orang luka.

Pantauan Media Indonesia di pantura Selasa 14 November akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak Senin 13 November bencana banjir dan longsor kembali melanda daerah di Jawa Tengah, tidak saja mengakibatkan kerugian material tetapi juga korban jiwa.

Banjir kembali melanda Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kudus setinggi 40 sentimeter merendan sedikitnya 50 hektare sawah yang baru memasuki musim tanam. Akibatnya bibit padi yang baru saja ditanam terancam mati.

"Jika dalam lima hari tanaman padi yang baru ditanam masih terendam, dipastikan akan mati dan petani harus mengganti dengan bibit baru," kata Setyo Budi, kepala Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kudus. Selasa 14 November 2017.

Meskipun banjir saat ini tidak setinggi bulan Februari lalu, karena Sungai Londo sudah di normalisasi, namun terendamnya bibit baru ditanam bisa mengakibatkan kerugian petani hingga puluhan juta rupiah.

Sementara itu bencana longsor menimpa asrama mahasiswa STT di Kopeng, Kabupaten Semarang, talut setinggi 7 meter longsor menimpa kamar asrama putra dan putri mengakibatkan 8 kamar hancur dab seorang mahasiswi tewas serta dua lainnya luka.

Sekitar pukul 20.00 WIB, kata Imanual Nurban, 21, seorang mahasiswa yang selamat, malam itu hujan cukup deras, saat para mahasiswa berada di kamar asrama tiba-tiba talut diatasnya longsor menimpa kamar asrama.

Satu mahasiswi ditemukan tewas tertimpa reruntuhan bangunan dan terendam lumpur, sementara dua rekan lainnya mahasiswa asal NTT luka cukup berat dan ketiganya langsung dilarikan ke RSP dr Ario Wirawan, Kota Salatiga.

Mengantisipasi terjadinya longsor susulan BPBD Kabupaten Semarang bersiaga di lokasi kejadian, sementara mahasiswa lainnya ditampung di AULA dan ruang kelas STT Sangkala yang terletak di Jalan Raya Kopeng, Desa Sumogawe, Kecamatan Getas, Semarang.


(ALB)