Pilkada Jateng 2018

PDIP Jateng belum Dapat Instruksi soal Cagub-Cawagub

Mustholih    •    Senin, 18 Sep 2017 18:29 WIB
pilkada 2018
PDIP Jateng belum Dapat Instruksi soal Cagub-Cawagub
Ganjar Pranowo, Kader PDI Perjuangan yang kini menjabat sebagai Gubernur Jateng - MI - Supardji Rasban

Metrotvnews.com, Semarang: PDI Perjuangan belum memutuskan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Tengah 2018. PDI Perjuangan Jateng juga mengaku belum dapat instruksi untuk memasangkan Ganjar Pranowo dengan Akhmad Muqowam.

Ketua Tim Pemenangan Pemilihan Gubernur PDI Perjuangan Jateng, Agustina Wilujeng, mengatakan masih menunggu jadwal uji kemampuan dan kelayakan (fit and proper test) untuk pendaftar calon gubernur dan wakil gubernur. Uji kelayakan dilakukan sesuai dengan mekanisme pemilihan calon kepala daerah PDI Perjuangan setempat.

"Sampai dengan hari ini kami belum mendapat pemberitahuan dari DPP untuk fit and proper test. Jadwalnya belum turun. Semoga secepatnya," kata Agustina di Semarang, Senin 18 September 2017.

Lantaran itu, Agustina enggan berbicara banyak soal nama yang mendaftar ke PDI Perjuangan untuk mengikuti gelaran Pilkada Jateng.  fit and proper test. Jadwalnya belum turun. semoga secepatnya," kata Agustina, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 18 September 2017.

Agustina menerangkan 25 orang mengambil berkas pendaftaran sebagai cagub dan cawagub. Saat pendaftaran ditutup pada 11 Agustus 2017, sebanyak 19 orang menyerahkan formulir dan berkas pendaftaran.

"Jadi tahapan di PDI Perjuangan Jateng sudah selesai. Sekarang tahapan ada di DPP," lanjut Agustina.

Agustina juga enggan menanggapi kabar yang menyebutkan Ganjar dipasangkan dengan Muqowam. Ganjar merupakan kader PDI Perjuangan yang kini menjabat sebagai Gubernur Jateng. Sedangkan Muqowam merupakan politikus dari Partai Persatuan Pembangunan.

"Belum (mendengar informasi resmi)," kata Agustina.

Bila itu menjadi keputusan DPP, Agustina berkomitmen menjalankan. Ia juga tak mau berandai-andai terkait pemasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng.


(RRN)