BPBD Kulon Progo Ajukan Rp500 Juta ke BNPB

Ahmad Mustaqim    •    Minggu, 10 Sep 2017 17:18 WIB
kemarau dan kekeringan
BPBD Kulon Progo Ajukan Rp500 Juta ke BNPB
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Kulon Progo: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gusdi Hartono mengatakan lembaganya mengajukan dana Rp500 juta ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dana ini bertujuan untuk menangani kekeringan di wilayah barat Yogyakarta ini. 

Pengajuan dana ini dilakukan menyusul penetapan Kabupaten Kulon Progo dengan status siaga darurat bencana kekeringan. Penetapan siaga ini dilakukan Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo melalui surat Keputusan Bupati Kulon Progo Nomor 326/A/2017 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan. 

Dalam surat keputusan itu, status siaga bencana kekeringan di Kulon Progo berlangsung sebulan, yakni 28 Agustus-28 Oktober 2017. Status bisa diperpanjang sesuai kondisi penanganan bencana dan potensi perubahan cauaca. 

Ia mengakui dana yang diajukan belum turun. "Dana bakal cair dalan waktu 24 jam kalau statusnya naik jadi tanggap darurat," ujarnya saat dihubungi pada Minggu, 10 September 2017. 

Status darurat bencana kekeringan ini harus melewati dua tahapan. Adapun dua tahapan itu yakbi siaga darurat dan tanggap darurat. Hal ini dengan mendasarkan prakiraan cuaca oleh BMKG, kondisi an data kekeringan yang masuk ke BPBD. 

Gusdi menuturkan, warga terdampak kekeringan di Kulon Progo ada di berbagai wilayah. Kecamatan Girimulyo, Kokap, dan Samigaluh ada daerah yang banyak mendapat kiriman bantuan air bersih. 

"Kondisi (kekeringan) belum masif, misalnya ditandai kekeringan memuncak dan bantuan tak mencukupi. Jika sudah masif statusnya akan naik," kata dia. 

 Berdasarkan data BPBD Kulon Progo, sekitar 12.721 jiwa di dalam 7.621 kepala keluarga (KK) di 32 terdampak kekeringan. "Kondisi kekeringan masih belum diketahui kapan. Kita imbau masyarakar hati-hati dalam penggunaan air," kata dia. 

Kepala Dinsos Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kulonprogo, Eka Pranyata mengatakan sudah 108 tangki air bersih yang disalurkan ke masyarakat terdampak kekeringan. Sasaran penyaluran bantuan air bersih yakni di Kecamaran Girimulyo, Kokap, Lendah, Pengasih, dan Samigaluh. "Bantuan air bersih banyak disalurkan ke Kecamatan Girimulyo, Kokap, dan Samigaluh," katanya. 



(ALB)