Prosesi Adat Jawa Pernikahan Kahiyang-Bobby

Pythag Kurniati    •    Rabu, 27 Sep 2017 12:35 WIB
jokowi mantu
Prosesi Adat Jawa Pernikahan Kahiyang-Bobby
Gibran Rakabuming Raka selaku juru bicara keluarga -- MTVN/Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Solo: Pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution pada 8 November 2017 akan menggunakan adat Jawa. Prosesi pernikahan anak kedua Presiden Joko Widodo itu dimulai sejak Selasa 7 November 2017.

Prosesi diawali dengan pengajian di kediaman Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo. Kemudian, dilanjutkan dengan upacara pasang tarup, yaitu menaruh bleketepe atau anyaman daun kelapa di atap rumah.

"Nanti yang memasang bapak dan ibu. Maknanya, agar menyejukkan," kata Gibran Rakabuming Raka selaku juru bicara keluarga, Rabu 27 September 2017.

Setelah itu, juga dilakukan melengkapi tuwuhan yang diletakkan di sisi kiri kanan pintu utama. Tuwuhan berupa dua batang pisang raja lengkap denga jantungnya, kelapa gading, seikat padi, tebu wulung, daun beringin, daun dadap serep, rumput ilalang, daun andong, daun opo-opo, daun kluwih dan daun girang.

Semuanya diikat erat dengan janur kuning. Tuwuhan ini juga dimaknai sebagai gapura kebahagiaan, yang mencerminkan harapan kebahagiaan bagi yang melewati, baik tamu maupun pengantin.

Gibran menuturkan, acara selanjutnya adalah adang sepisan. Ibu Negara Iriana Joko Widodo bakal menanak nasi guna melayani para tamu. Sementara Presiden Jokowi menyalakan api atau dalam bahasa jawa disebut cethik geni.

"Adapun maknanya, bahwa orang tua memikul beban bersama-sama," imbuh bapak dari Jan Ethes Srinarendra tersebut.

Adang sepisan dan cethik geni dilakukan dengan iringan doa-doa oleh sesepuh untuk memohon berkat Tuhan, serta berharap hidangan yang disajikan dapat mencukupi setiap orang. Selanjutnya, prosesi dilanjutkan dengan acara penyatuan air dari tujuh sumber untuk siraman.

Menurut Gibran, air berasal dari beberapa sumber di dekat kediaman Jokowi. Setelah disatukan, air dari tujuh sumber dibagi menjadi dua.

"Satu bagian untuk Kahiyang dan bagian lain untuk Bobby yang juga menggelar siraman di Solo," terang Gibran.

Saat siraman, calon mempelai akan disiram air oleh beberapa orang yang telah dipilih. Acara dilanjutkan dengan bopongan.

Usai dimandikan, Presiden Jokowi bakal menggendong Kahiyang Ayu. Ini menyimbolkan tanggung jawab terakhir yang dipikul orang tua terhadap anak perempuannya.

"Lalu, dilanjutkan dengan sadean dawet atau menjual dawet," kata Gibran.

Dawet, tutur Gibran, memiliki rasa manis yang menyimbolkan harapan agar kehidupan rumah tangga calon mempelai selalu manis dan harmonis. Prosesi selanjutnya adalah petik rikmo atau memotong rambut dan tanem rikmo.

"Maknanya, memendam kesialan," jelas Gibran.

Rangkaian adat Jawa tersebut dilakukan pada siang hari. "Malamnya, ada midodareni," pungkas Gibran.

Prosesi ijab kabul Kahiyang dan Bobby dilaksanakan pada Rabu siang, 8 November 2017. Acara dilanjutkan dengan dua sesi resepsi pada hari yang sama.


(NIN)