Kemenkumham-BNN Beda Temuan soal Duit Karutan Purworejo

Mustholih    •    Rabu, 17 Jan 2018 10:47 WIB
pencucian uang
Kemenkumham-BNN Beda Temuan soal Duit Karutan Purworejo
Kepala Kemenkuham Jateng Ibnu Chuldun (tengah) saat jumpa pers di Semarang. Foto: Medcom.id/ Mustholih

Semarang: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah berbeda temuan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) ihwal aliran duit yang diterima Kepala Rumah Tahanan Purworejo Cahyono Adhi Satriyanto dari Christian Jaya Kusuma alias Sancai. Terutama soal nilai dan peruntukan uang kiriman.

Kepala Kemenkumham Jawa Tengah Ibnu Chuldun menyebut duit yang diterima Cahyono dari narapidana kasus narkotika itu sebesar Rp15 juta. "Dia menerima satu kali," kata Ibnu Chuldun dalam jumpa pers dengan wartawan di Kemenkumham Jateng, Semarang, Rabu, 17 Januari 2018.

Cahyono menyebut dana haram dari Sancai itu untuk belanja keperluan sehari-hari. "Seperti rokok dan lain-lain. Jadi untuk kebutuhan pribadi," tegas Ibnu.

Temuan ini berbeda dengan yang didapat BNN Jawa Tengah. Kepala BNN Jateng Brigjen Tri Agus Heru, menyatakan Cahyono mendapat dana Rp300 juta dari Sancai.  BNN saat ini mendalami kasus Karutan Purworejo tersebut.

Cahyono sudah dibawa ke BNN pusat di Jakarta untuk menjalani gelar perkara.

(Baca: Kepala Rutan Purworejo Ditangkap BNN)

Cahyono ditangkap oleh petugas gabungan BNN pada pukul 13.00 WIB, Senin, 15 Januari 2018 di Purworejo, Jawa Tengah. Sebagai barang bukti, BNN sudah menyita uang ratusan juta yang diterima Cahyono dari Sancai. Sancai merupakan narapidana kasus narkotika yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan Pekalongan.

Kasus ini merupakan pengembangan dari  kasus penyalahgunaan narkotika yang melibatkan anggota Direktorat Reserse, Narkotika, dan Obat-obatan Berbahaya Kepolisian Daerah Jawa Tengah, AKP KW. AKP KW ditangkap atas kepemilikan sabu seberat satu gram oleh Paminal Polda Jateng pada Jumat, 1 Desember 2017 di sebuah rumah makan di Semarang.

(Baca: Karutan Purworejo Cuci Uang Kejahatan Narkoba)

 


(SUR)