Pengamanan Objek Vital akan Dievaluasi

Mustholih    •    Kamis, 12 Oct 2017 16:27 WIB
penembakan polisipembunuhan
Pengamanan Objek Vital akan Dievaluasi
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Semarang: Kepolisian Daerah Jawa Tengah berjanji mengevaluasi penugasan pengamanan anggota Brigade Mobile (Brimob) di proyek vital nasional. Evaluasi dilakukan agar kasus Blora tidak berulang.

"Misalnya, anggota yang ditugaskan bukan yang bermasalah," kata Kepala Bidang Humas Polda Jateng AKBP Agus Triatmaja di Semarang, Kamis 12 Oktober 2017.

Menurut Agus, evaluasi dilakukan Bidang Pengamanan Objek Vital (Pamovit) Polda Jateng. Untuk saat ini, kasus penembakan di Blora, selesai. "Karena (pelaku dan korban) sudah meninggal semua," ujar Agus.

(Baca: Insiden Blora, Kapolri: Itu Stres karena Utang)

Namun, penyelidikan terkait motivasi penembakan masih terus didalami. Hasil sementara dari investigasi, motifnya bersifat pribadi.

Sebelumnya, Brigadir Kepala BT diduga melakukan bunuh diri usai menembak dua rekannya, Brigadir AS dan Brigadir BW, pada 9 Oktober 2017. BT bersama dua rekannya saat itu tengah melakukan pengamanan di lokasi pengeboran sumur minyak di Blora, Jawa Tengah.

(Baca: Saksi Dengar Tiga Tembakan)

Diduga, terjadi cekcok antara Bripka BT, Brigadir AS, dan Brigadir BW hingga berujung pada penembakan. Pada saat kejadian, saksi mendengar tiga kali tembakan. Tembakan kedua terjadi saat saksi, Brigadir Slamet, keluar dari kamar mandi dan berupaya mendekati lokasi tembakan.

Namun, Brigadir Slamet diminta Bripka BT menjauh dari lokasi kejadian. Setelah Brigadir Slamet pergi, terdengar suara letusan ketiga dan dilihat Bripka BT sudah meregang nyawa.

 


(NIN)