Jateng Diprediksi Dihantam Cuaca Ekstrem

Mustholih    •    Rabu, 13 Dec 2017 15:15 WIB
cuaca ekstrem
Jateng Diprediksi Dihantam Cuaca Ekstrem
Ilustrasi

Semarang: Sejumlah wilayah di Jawa Tengah diprediksi dihantam cuaca ekstrem pada 13-15 Desember 2017. Masyarakat diminta waspada terjadi banjir dan tanah longsor di kawasan yang diguyur hujan lebat.

Prakirawan dari Stasiun Meteorologi Ahmad Yani, Triyotomo, mengatakan cuaca ekstrem di Jateng terjadi karena adanya tekanan rendah di perairan tenggara Filiphina dan sebelah timur Jawa Timur. Sehingga, mengakibatkan area belokan angin serta pertemuan angin (konvergensi) di wilayah Jawa Tengah.

"Fenomena itu mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di langit Jawa Tengah," kata Triyotomo di Semarang, Rabu, 13 Desember 2017.

Cuaca ekstrem, lanjut Triyotomo, juga terjadi akibat aliran masa udara basah dari barat yan menyebabkan kondisi udara di sekitar Jawa Tengah menjadi sangat tidak stabil. "Interaksi kedua fenomena itu dengan kondisi cuaca lokal mengakibatkan beberapa potensi cuaca ekstrem di sekitar wilayah Jawa Tengah," jelasnya.

Triyotomo menjelaskan,  wilayah Sragen, Purwodadi, Surakarta, Sukoharjo, Boyolali, Blora, Karanganyar, Klaten, Pati, Bumi Ayu, Majenang Wonogiri, Magelang, dan Mungkid berpotensi diguyur hujan lebat selama tiga hari ke depan. Sebagian daerah tersebut juga berpotensi dihantam angin kencang dan puting beliung.

Warga diimbau waspada akan bahaya kilat dan petir saat turun hujan. Otoritas transportasi darat dan udara juga diminta waspada terhadap banjir.

"Waspada terhadap potensi genangan yang bisa muncul di jalan raya, rel kereta api, dan bandara. Warga disarankan tidak berlindung di bawah pohon," pungkas Triyotomo.


(NIN)