Pembangunan Flyover Manahan, Dishub bakal Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Pythag Kurniati    •    Senin, 02 Oct 2017 19:16 WIB
pembangunan
Pembangunan Flyover Manahan, Dishub bakal Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas
istimewa

Metrotvnews.com, Solo: Dinas Perhubungan Kota Surakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Manahan, Solo. Simulasi digelar menindaklanjuti rencana pembangunan fly over Manahan pada November 2017 mendatang.

"Simulasi ini sebagai pengenalan pada masyarakat sebelum pembangunan fly over," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Hari Prihatno, Senin, 2 Oktober 2917.

Adapun rekayasa lalu lintas bakal dilakukan selama 24 jam. Mulai 4 Oktober 2017 pukul 06.00 WIB hingga 5 Oktober 2017 pukul 06.00 WIB. Sesuai rancang bangun, flyover Manahan menghubungkan tiga jalur, sehingga berbentuk seperti huruf Y. Mulut flyover berada di depan SMPN 1 Solo, depan lapangan Kottabarat dan depan Stadion Manahan.

Saat simulasi, perlintasan kereta api di Manahan akan ditutup. Pengendara masih bisa melaju dari simpang tiga Jalan Moewardi ke arah utara, namun akan dialihkan ke Jalan Hasanuddin, baik ke kanan maupun kiri.

Dari Jalan MT Haryono ke arah Jalan Adi Sucipto, pengendara harus melaju ke selatan dan berbelok ke kanan, arah Jalan Sam Ratulangi. Kemudian pengguna jalan bisa belok ke Jalan Adi Sucipto melalui gang.

Sedangkan beberapa jalan akan diberlakukan satu arah pada saat simulasi. Misalnya Jalan KS. Tubun (Polresta ke utara), Jalan Hasanudin serta Jalan RM. Said.

Selama simulasi, lanjut Hari, Dinas Perhubungan memasang 52 Rambu Pendahulu Petunjuk Jalan (RPPJ). "Kami juga akan siagakan personel selama 24 jam," jelas dia.

Meski masih menunggu konsep final pembangunan fly over, Hari mengatakan, edukasi pada masyarakat perlu dilakukan sejak awal. Mengingat kawasan Manahan menjadi salah satu titik terpadat di Solo.

Tercatat kurang lebih 2 ribu kendaraan melintasi Bundaran Manahan per jam. "Jadi selama simulasi dan selama pembangunan nantinya, saya imbau masyarakat menghindari kawasan Manahan," pungkas dia. 



(ALB)