Mogok Massal Taksi Online bikin Penumpang Kebingungan

Patricia Vicka    •    Selasa, 31 Oct 2017 13:44 WIB
taksi onlinetransportasi berbasis aplikasi
Mogok Massal Taksi Online bikin Penumpang Kebingungan
Demo pengemudi taksi online Yogyakarta. Foto: MTVN/PATRICIA VICKA

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pengemudi taksi online mogok massal. Mereka mematikan aplikasi pemesan taksi online seharian, dan berdemo di depan gedung DPRD DIY di Jalan Malioboro Yogyakarta.

Mogok massal ini membuat penumpang kebingungan.  Salah seorang warga, Monic, mengeluh karena sulit mendapatkan taksi online.

Ia hendak makan siang ke warung makan terdekat. Sudah lebih dari lima belas menit ia menunggu, taksi online yang tak kunjung datang .

"Dari tadi cuma muter-muter aja aplikasinya. Saya enggak tahu ada aksi mogok," kata dia, Selasa 31 Oktober 2017.

(Baca: Hari Ini, Pengemudi Taksi Online di Yogyakarta Mogok `Narik`)

Demonstrasi pengemudi online dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Awalnya ribuan pengemudi taksi online melakukan longmars dari Masjid Syuhada Kota Baru menuju depan Gedung DPRD.

Salah seorang pengemudi taksi online, Gesang, menjelaskan para pengemudi sepakat tak menarik penumpang dari pukul 00.00 wib hingga pukul 23.59 WIB.

"Kemarin sudah ada pengumuman via Whatsapp untuk para pengemudi ramai-ramai berhenti narik penumpang hari ini," ujarnya saat ditemui di depan DPRD DIY.

Humas Paguyuban Pengemudi Online Jogjakarta (PPOJ) Daniel Victor menyebut, pengemudi kompak tak menarik penumpang sebagai simbol protes pada perusahaan aplikasi. Mereka menuntut aplikator menghentikan perekrutan mitra.

"Jangan terus-terusan narik pengemudi baru. kesehatan dan kesejahteraan kami juga dipikirkan lagi,"jelasnya.

Daniel menegaskan para pengemudi tak takut hubungan mitra diputus atau disanksi perusahaan karena mogok massal. Para pengemudi juga meminta agar pemerintah tak banyak mengatur para taksi online.


(SUR)