Ditangkap KPK, Wali Kota Tegal Tinggalkan Masalah Internal

Mustholih    •    Rabu, 30 Aug 2017 08:49 WIB
ott kpk
Ditangkap KPK, Wali Kota Tegal Tinggalkan Masalah Internal
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Ant - R Rekotomo

Metrotvnews.com, Semarang: Sebelum Wali Kota Tegal, Siti Masitha Soeparno, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), susana Pemerintahan Kota Tegal disebut-sebut dalam kondisi yang tidak sehat.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, pemerintahan Kota Tegal sedang menghadapi persoalan internal yang dipicu oleh kebijakan Siti sendiri.

"Memamg di Kota Tegal ada problem di internalnya. Karena dulu ada persoalan dulu penggantian anggota pegawai-pegawai yang bermasalah. Sampai di PTUN. Sebenarnya mereka menang," kata Ganjar di Semarang, Jawa Tengah, Selasa 29 Agustus 2017.

Ganjar tidak menyebutkan detail masalah internal yang dihadapi Pemkot Tegal. Namun, dari pemberitaan-pemberitaan terdahulu, sejumlah PNS Kota Tegal menggugat Siti ke Pengadilan Tata Usaha Negara karena mengeluarkan tiga surat keputusan (SK) Wali Kota Tegal tentang pembebasan jabatan, pemindahtugasan ke posisi baru, serta pelaksanaan tugas pengganti jabatannya.

Para PNS itu menang dalam sidang banding Siti yang diajukan ke PTUN Surabaya pada 8 Juni 2016. Namun, hingga putusan tersebut berkekuatan hukum tetap, Siti tidak kunjung merehabilitasi para PNS itu sesuai amar putusan Majelis Hakim PTUN.

Menurut Ganjar, kebijakan Siti memantik reaksi warga Kota Tegal yang berpuncak pada ditangkapnya kader Partai Golkar oleh KPK. "Tentu hari ini mereka situasi batin lagi berkecamuk. Saya sudah bisa merasakan apa yang terjadi karena dulu ada persoalan," jelas Ganjar.

Terkait hal tersebut, Ganjar mengaku hari ini bakal menemui pejabat Kota Tegal. "Saya mau berkunjung kebetulan ada acara ke Pantura. Saya mau ke kota, saya ajak bicara teman-teman yang ada di sana," ucap Ganjar.


(DEN)