UGM Peringkat 1 Perguruan Tinggi se-Indonesia 2017

Patricia Vicka    •    Jumat, 18 Aug 2017 16:44 WIB
pendidikan
UGM Peringkat 1 Perguruan Tinggi se-Indonesia 2017
Foto udara ribuan mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada (UGM) memberntuk formasi logo UGM saat penutupan Pelatihan Pembelajaran Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) 2017 UGM bertajuk

Metrotvnews.com Yogyakarta: Universitas Gajah Mada Yogyakarta (UGM) meraih peringkat pertama dalam peringkat kampus-kampus se-Indonesia 2017 yang dikeluarkan oleh Kemenristekdikti. Tahun sebelumnya UGM hanya berada di peringkat kedua di bawah Institut Teknologi Bandung (ITB).

Rektor UGM Panut Mulyono mengaku bersyukur atas penghargaan itu. Ke depan pihaknya akan memacu UGM untuk meningkatkan kontribusi dan pengabdian ke masyarakat. 

"Kami mengucap syukur dengan kenaikan peringkat ini. Ini adalah penghargaan atas kerja keras seluruh pihak selama ini," ujar Panut melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Jumat 18 Agustus 2017.

Untuk tetap mempertahankan peringkat ini, pihaknya akan mendorong para dosen untuk lebih banyak terjun ke masyarakat dan memberikan kontribusi baik berupa ide-ide dan masukan cemerlang juga melalui penelitian. Selama ini baru ada beberapa dosen yang aktif berkontribusi langsung ke masyarakat. 

"Kalau mahasiswa sudah setiap tahun kami kirim untuk berkontribusi langsung ke masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN kami sudah sampai Papua dan pulau dekat Filipina. Ke depan kita dorong dosen juga ikut kontribusi," katanya.

Selain itu Panut akan melakukan inovasi dimana pengabdian masyarakat yang sudah dilakukan akan dibuat berkelanjutan, terus menerus dan lebih diperbanyak. Pengiriman mahasiswa yang biasanya hanya setahun dua kali dalam program KKN akan diperbanyak dan lebih sering. 

"Programnya semacam KKN cicilan, kami akan sering-sering kirim mahasiswa untuk KKN ke masyarakat dalam waktu lebih singkat. Lalu desa itu kami latih masyarakatnya untuk mengolah potensi desa. lalu kami dampingi terus sampai masyarakat itu berhasil maju dan mandiri," jelas mantan Dekan Fakultas Teknik ini. 

Selama ini UGM pun sudah banyak memiliki desa binaan salah satunya di desa yang ada di kecamatan Samigaluh Kulonprogo di mana UGM melatih masyarakatnya mengolah limbah minyak Atsiri.

UGM menduduki perigkat teratas kampus nomor satu dengan skor 3,66 UGM, disusul Institut Teknologi Bandung (3,53), dan Institut Pertanian Bogor (3,45).  Di peringkat ke empat ada Universitas Indonesia (3,38), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (3,23), Universitas Diponegoro (3,08), Universitas Airlangga (2,99) Universitas Brawijaya (2,97), Universitas Hasanuddin (2,96), dan Universitas Negeri Yogyakarta (2,86).


(ALB)