Simpan Mayat Bayi di Lemari, Mahasiswi Ditangkap Polisi

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 13 Sep 2017 16:16 WIB
pembunuhanbayi tewas
Simpan Mayat Bayi di Lemari, Mahasiswi Ditangkap Polisi
Mahasiswi di Yogya, UIJ (tengah) ditahan Polres Sleman karena diduga melakukan kelalaian sehingga menyebabkan bayi meninggal. (Foto: Dok. Polres Sleman)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Seorang mahasiswi perguruan tinggi di Yogyakarta, IUJ, 17, ditangkap polisi beberapa hari lalu. Ia ditangkap karena diduga menyebabkan seorang bayi meninggal.

Wakil Kepala Polres Sleman, Kompol Heru Muslimin mengatakan, penangkapan IUJ bermula dari kecurigaan penghuni indekos putri di kawasan Seturan Baru, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Pada 5 September 2016 sekitar pukul 23.00, penghuni kos mendengar suara orang merintih dari dalam kamar IUJ. 

Penghuni kos kemudian melapor ke penjaga dan mencoba mengetuk pintu. Beberapa kali mencoba, akhirnya pintu kamar berhasil dibuka. Penjaga kos tersebut melihat bercak darah di sekitar kamar IUJ. 

"Saat ditanya, katanya itu bercak darah haid," ujar Heri dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, 13 September 2017. 

Si penjaga indekos tak langsung percaya dengan perkataan IUJ. Ia pun memanggil pemilik kosan dan warga. Beberapa saat setelah UIJ ada di dalam kamar, ditemukan mayat bayi dalam almari kondisi meninggal. 

Dari kasus itu, warga kemudian melapor ke polisi. Kepada polisi, UIJ mengaku hamil di luar nikah dan baru kuliah beberapa bulan. "Yang bersangkutan malu, lalu menggugurkan kandungan dengan bantuan obat seharga Rp2,6 juta," kata Heru. 

Dari kasus IUJ, polisi menyita barang bukti sebuah sprei warna krem, handuk, kaus lengan panjang dengan bercak darah, kerudung, tas, dan sebilah pisau. Sementara IUJ ditahan setelah beberapa hari usai kejadian. 

"Pelaku kami jerat Pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak, serta Pasal 341 KUHP atau pasal 342 KUHP. Pelaku telah melakukan kelalaian sehingga membuat seorang bayi meninggal dunia," ujarnya. 


(ALB)