Taksi dan Andong Dilarang Ngetem di Malioboro

Patricia Vicka    •    Senin, 19 Jun 2017 12:10 WIB
lebaran
Taksi dan Andong Dilarang <i>Ngetem</i> di Malioboro
Jalan Malioboro, Yogyakarta -- MTVN/Noveradika

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti melarang pengemudi taksi, andong, dan mobil berhenti terlalu lama atau ngetem di kawasan Malioboro selama masa Lebaran 2017. Hal ini untuk menghindari kemacetan panjang di kawasan legendaris tersebut.

"Saya perintahkan semua kendaraan mengalir di Malioboro. Berhenti tidak apa-apa, asal tetap mengalir. Andong jangan statis," tegas Haryadi di Yogyakarta, Senin 19 Juni 2017.

Haryadi menjelaskan, kawasan Malioboro selalu penuh sesak oleh wisatawan saat libur Lebaran. Karenanya, kendaraan dilarang berhenti terlalu lama agar tidak menimbulkan kemacetan.

(Baca: Andong Jadi Pilihan Wisatawan Keliling Yogyakarta)

Pengemudi andong dan taksi juga diingatkan agar tidak menaikkan tarif seenaknya. "Jogo boro (penjaga Malioboro) akan standby untuk mengawasi. Semua harus tertib, bersih, dan teratur," tegas Haryadi yang baru saja diangkat jadi DPD Golkar.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Yogyakarta Haryo Wirawan Yudho menambahkan, truk bahan bangunan dilarang masuk dan melintas di Kota Yogyakarta mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. "Kalau truk sembako dan BBM tetap boleh melintas dalam Kota Yogyakarta," katanya.

Haryo memprediksi, titik rawan macet saat libur Lebaran berada di kawasan Malioboro, Jalan Urip Soemohardjo, Jalan Laksda Adisutjipto, Jalan Piere Tendean, Simpang empat Ingit, dan Jalan Cik Ditiro.


(NIN)