Empat Lembaga Pendidikan di DIY Menolak Vaksin MR

Ahmad Mustaqim    •    Sabtu, 29 Jul 2017 16:37 WIB
imunisasi
Empat Lembaga Pendidikan di DIY Menolak Vaksin MR
Ilustrasi -- MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menelusuri kebenaran sekolah yang menolak imunisasi Measles Rubella (MR). Hasilnya, ada sejumlah lembaga pendidikan yang melakukan penolakan.

"Ada empat lembaga pendidikan (menolak imunisasi MR)," kata Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY Mukhlas di Yogyakarta, Sabtu 29 Juli 2017.

Mukhlas menuturkan, empat lembaga pendidikan berbasis agama itu berada di Kabupaten Sleman dan Bantul. Rinciannya, satu lembaga di Sleman dan tiga sisanya berada di Bantul.

(Baca: Pelajar di Yogyakarta Menolak Divaksin Rubella)

Menurut Mukhlas, empat lembaga pendidikan tersebut menolak karena bahan vaksin MR dianggap tidak halal. "Kami akan mendiskusikan dengan instansi lain soal anggapan vaksin yang tak halal ini. Kami tak bisa memutuskan sendiri," kata dia.

Sebelum hasil penelusuran itu, sempat disebut ada delapan sekolah yang menolak imunisasi MR. Mukhlas menyatakan, akan memberikan pemahaman untuk sekolah lain yang disebut menolak vaksin.

Mukhlas berharap, masalah tersebut segera selesai sebelum 1 Agustus 2017. "Masalah agama dan dalil akan kami komunikasikan. Kita ingin anak-anak kita tumbuh tanpa ada kendala," ungkapnya.

Sebelumnya, delapan sekolah di DIY sempat dikabarkan menolak imunisasi MR. Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan DIY mememastikan kehalalalan vaksin untuk imunisasi.

(Baca: Dinkes DIY Pastikan Vaksin Imunisasi tidak Haram)


(NIN)