Pemerintah Segera Tertibkan Terminal Bayangan

   •    Sabtu, 05 Aug 2017 18:31 WIB
terminal bus
Pemerintah Segera Tertibkan Terminal Bayangan
Sejumlah bus angkutan umum antarkota antarprovinsi (AKAP) berhenti menunggu penumpang di terminal bayangan jembatan layang Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. --ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya--

Metrotvnews.com, Pekalongan: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan pemerintah akan segera mengeluarkan peraturan tentang penertibkan terminal bayangan yang kini marak di sejumlah titik.

"Bagaimana pun (keberadaan) terminal bayangan akan mengganggu. Jika di terminal utama maka ada pengawasan dan keamanan lain yang maksimal," katanya di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu 5 Agustus 2017.

Ia mengatakan, dengan dikeluarkan peraturan itu maka semua bus harus masuk ke terminal utama. Hal itu dilakukan juga agar diketahui apakah sarana angkutan tersebut laik jalan atau tidak layak operasional.

"Nanti, kita akan buat standardisasi di terminal. Kita akan mengajak pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sarana maupun prasarana di terminal agar penumpang maupun angkutan bus masuk ke terminal utama," katanya.

Pada intinya, kata dia, pemerintah akan melakukan interkoneknitas dengan masing-masing pemerintah daerah agar angkutan bus tetap diminati oleh masyarakat.

"Yang jelas, sarana angkutan bus masih sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi tidak ada jalur kereta api seperti di Banjarnegara," katanya.

Terkait dengan masih banyaknya armada bus angkutan kota antarprovinsi (AKAP) yang tidak masuk ke terminal, Menhub Budi Karya mengatakan bahwa secara regulasi memang belum ada peraturannya. Kendati demikian, kata dia, pemerintah akan menertibkan bagi bus yang tidak masuk ke terminal utama.

"Sekarang ini, kami minta polisi maupun pemerintah daerah menertibkan bus-bus yang tidak masuk ke terminal utama," katanya. (Antara)


(ALB)