Sistem Pembelajaran Pancasila di Universitas akan Diubah

Patricia Vicka    •    Sabtu, 22 Jul 2017 16:48 WIB
pancasila
Sistem Pembelajaran Pancasila di Universitas akan Diubah
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir -- ANT/Agus Bebeng

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir akan mengubah sistem pembelajaran Pancasila di tingkat Universitas. Sehingga, nilai-nilai Pancasila bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami masih menggodok langkah-langkah bagaimana agar nilai-nilai tersebut bisa dengan mudah diterapkan di seluruh kampus di Indonesia," kata Nasir usai mendampingi Presiden Joko Widodo mmebuka Kongres Pancasila ke-IX di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Sabtu 22 Juli 2017.

Menurut Nasir, kegiatan Presiden membuka Kongres Pancasila dan mengenalkan kembali nilai-nilai Pancasila adalah contoh nyata pengaplikasian Pancasila dalam kehidupan kampus. Wejangan Jokowi agar generasi muda tetap mengingat Pancasila dan menjalankan makna persatuan dan keberagaman Indonesia yang terkandung pada Pancasila disebutnya sebagai cara yang bisa dilakukan mahasiswa untuk tetap menggelorakan semangat Pancasila.

"Kongres ini adalah salah satu contoh nyata implementasi Pancasila," pungkasnya.

Ketua Panitia Pengarah Kongres Heri Santoso mengatakan, Kongres Pancasila ke-IX ini akan lebih menekankan bagaimana mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, akan dilakukan inventarisir tantangan dan solusi untuk melakukan aktualisasi Pancasila sebagai jiwa bangsa.

Hasil Kongres Pancasila ini akan dijadikan rekomendasi untuk pendidikan Pancasila lewat perubahan kurikulum serta memperkuat kajian Pancasila di berbagai kampus di Indonesia.


(NIN)