Misteri Masih Selimuti Penyebab Kematian TKW Karsinah

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 12 Apr 2018 17:20 WIB
tki
Misteri Masih Selimuti Penyebab Kematian TKW Karsinah
Proses pemakaman TKI Karsinah yang meninggal akibat terjatuh dari lantai delapan di TPU Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Bebes, Jawa Tengah. (Medcom.id/Kuntoro Tayubi)

Brebes: Meskipun Wahidin mengaku sudah bisa mengikhlaskan kepergian Karsinah, namun rasa penasaran masih menyelimuti pikirannya atas penyebab kematian istrinya itu.  Karsinah mengalami luka-luka cukup parah di bagian kepala, tangan dan kakinya akibat terjatuh dari lantai 8 apartemen.

"Sekarang keluarga minta ada kepastian sebenarnya apa penyebab kematian Karsinah. Apakah benar mengalami kecelakaan atau ada penyebab lain," ujar Wahidin di rumah duka, Kamis, 12 April 2018, Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Wahidin menegaskan, jika pihak keluarga belum mengetahui secara pasti dengan siapa korban bekerja. Bahkan, keluarga juga belum mengetahui detail nama dan alamat majikan dari Karsinah.

Selama bekerja di Singapura, kata Wahidin, Karsinah hanya mengabarkan sebanyak tiga kali. Terakhir kali komunikasi dilajukan pada 9 Maret 2018 lalu.

"Dia bilang majikannya rewel dan galak. Ia sering dimarahi. Sekitar 10 menit ia telepon, karena kangen sama anak anaknya,” ujarnya.

Baca: TKW Asal Brebes Tewas Terjatuh dari Apartemen di Singapura

Puluhan warga Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengiringi pemakaman Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Karsinah, 28, yang meninggaldunia karena terjatuh dari lantai 8 apartemen di Singapura. Tangis keluarga pun pecah saat peti jenazah mulai diturunkan ke liang lahat, Kamis, 12 Paril 2018, sekitar pukul 10.00 WIB.

Keluarga menerima informasi kabar Karsinah mengalami kecelakaan pada tanggal 29 Maret 2018. Namun, pihak keluarga baru dikabari tanggal 5 April 2018. Korban meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 8 apartemen Blok 955 Hougang Avenue di Singapura.

Ia yang bekerja sebagai asisten rumah tangga itu dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 8 April 2018, usai mendapatkan perawatan di RS Tan Tock Seng. Jenazah tiba di kampung halaman Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, pagi tadi, sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat ini, jenzah Karsinah sudah dimakamkan. Puluhan warga Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengiringi pemakaman TKI itu.

Usai pemakaman, Wahidin mengatakan, istrinya baru saja berangkat menjadi seorang TKW di Singapura tiga bulan yang lalu. 

“Saya sudah ikhlas, mungkin ini memang sudah menjadi takdirnya,” ujar Wahidin.

Karsinah merupakan anak kelima dari enam bersaudara, ia meninggalkan dua anaknya yang masih kecil yakni, Zarah Aulia Putri, 8, dan Muhammad Ahdan Farel, 3. Sebelum bekerja di luar negeri, Karsinah sebagai pekerja buruh petik bawang merah.


(ALB)