Tersandung Korupsi, Kejati akan Periksa Kepala Basarnas DIY

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 30 Nov 2016 15:22 WIB
kasus korupsi
Tersandung Korupsi, Kejati akan Periksa Kepala Basarnas DIY
Ilustrasi. Foto: Antara/Jafkhairi

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY) mengagendakan pemeriksaan Kepala Basarnas DIY, WR, dalam kasus dugaan korupsi dan pengadaan tanah. 

Kejati DIY semula mengagendakan pemeriksaan WR pada Selasa, 28 November.

"Yang bersangkutan tidak bisa hadir (Selasa, 28 November). Alasannya ada tugas yang tak bisa ditinggalkan," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejati DIY, Azwar, kepada Metrotvnews.com, di halaman Monumen Serangan Oemoem 1 Maret Yogyakarta, Rabu (30/11/2016).

Azwar mengungkapkan instansinya mengagendakan ulang jadwal pemeriksaan pertama bagi WR. Kejati DIY menjadwal pemeriksaan WR pada Kamis 1 Desember.

Menurut dia, Kejati akan menanyakan bagaimana peran WR. Sebagai kepala Basarnas, WR menjadi pihak yang paling bertanggung jawab dalan kasus penganggaran untuk pengadaan lahan guna pembangunan pos Basarnas DIY di Gunungkidul.

"Kita akan menggali apa yang dilakukan WR. Mengapa bisa terjadi (korupsi)," ujar Azwar.

Baca: Ini Alasan Kepala Basarnas DIY Ditetapkan Tersangka

Kejati DIY telah menetapkan WR sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan lahan di Gunungkidul. Dalam pengadaan lahan itu, Basarnas DIY membayarkan Rp5,8 miliar kepadas Dias yang mengklaim memiliki kuasa penjualan tanah. Uang itu masuk anggaran 2015 Basarnas DIY.

Dalam perkembangan, surat kuasa yang Dias miliki palsu dan ia telah menjadi tersangka. WR juga diduga menerima fulus Rp160 juta yang masuk ke rekening pribadinya. 

Kejati DIY mendakwa WR melanggar Pasal 2 atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 junto UU nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


(UWA)