Presiden Pertimbangkan Bangun Jalur Alternatif di Tol Solo-Kertosono

Pythag Kurniati    •    Minggu, 16 Oct 2016 05:56 WIB
jalan tol
Presiden Pertimbangkan Bangun Jalur Alternatif di Tol Solo-Kertosono
Presiden Joko Widodo saat melakukan peninjauan pembangunan jalan tol Solo-Kertosono. MTVN/Pythag Kurniati.

Metrotvnews.com, Solo: Presiden Joko Widodo menargetkan pembangunan jalan tol Solo hingga Ngawi rampung pada Oktober 2017. Di sisi lain, beberapa warga yang terbelah oleh jalan tol hingga masih menuntut dibuatkan underpass sebagai akses jalan mereka menyeberangi tol.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan permintaan warga tersebut tidak akan mengganggu progres pembangunan jalan tol. Dia yakin pembangunan tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
 
“Saya sudah dengar dari masyarakat. Itu akan diakomodir, akan dihitung teknisnya lagi,” ujar Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan jalan tol Solo-Kertosono di Desa Weru, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu (15/10/2016).

Presiden memberikan sinyal persetujuan dibangunnya underpass namun hanya pada beberapa titik yang dianggap paling banyak dibutuhkan dan dilalui masyarakat. “Kalau sejak awal direncanakan di bawah itu akan lebih gampang, dari segi biaya juga hampir sama. Dari segi estetika menurut saya juga lebih bagus di bawah,” kata dia.

Sedangkan Direktur Utama PT. Solo Ngawi Jaya David Wijayatno  mengungkapkan akan melakukan pendekatan kepada masyarakat yang menuntut dibangunnya underpass.

“Masalah protes warga sudah kita selesaikan, nanti akan kita bicarakan. Sepanjang teknis memungkinkan, bisa kita penuhi. Namun kalau tidak memungkinkan kita cari solusi lain,” jelas David.

Ia mengatakan, masih ada alternatif solusi seperti pembangunan frontage road atau jalan samping. “Seperti di Sidoarjo itu kan ada jalan samping menuju Jalan Raya Gemolong. Warga akan tetap punya akses,” tutup dia. 


(DRI)