Banjir di Pati Meluas, 14 Desa Terdampak

Rhobi Shani    •    Sabtu, 06 Jan 2018 17:08 WIB
banjirbencana banjir
Banjir di Pati Meluas, 14 Desa Terdampak
Banjir merendam empat kecamatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, meluas. Foto: Medcom.id/Rhobi Shani

Pati: Sebanyak 14 desa yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Pati terendam banjir. Banjir mulai merendam permukiman warga sejak Jumat, 5 Januari 2018, malam dan meluas pada Sabtu, 6 Januari 2018.

Banjir disebabkan kiriman air dari kawasan pegunungan Kendeng. Tanggul sungai yang jebol akibat curah hujan meningkatkan debit air limpasan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Sanusi Siswoyo menyampaikan, banjir yang merendam sejumlah wiyah pada sore ini sudah mulai surut. Utamanya desa yang berada di wilayah Pati selatan.

“Mulai tadi siang Desa Raci dan Trimulyo kebanjiran. Sementara desa-desa yang di daerah selatan airnya sudah mulai surut. Banjir di Trimulyo ini kiriman dari Desa Ngening,” ujar Sanusi, Sabtu 6 Januari 2018.

Walau air mulai surut, jumlah wilayah terdampak meluas. Pada pagi hari ini banjir hanya berdampak ke tujuh desa di empat kecamatan .

(Baca: Banjir Rendam Empat Kecamatan di Pati)

Sanusi melanjutkan, saat ini air yang menggenangi Desa Raci dan Trimulyo setinggi 50 sentimeter. Tidak seperti di desa-desa yang lain, air yang merendam dua Desa Raci dan Trimulyo lebih lama.

“Di Trimulyo banjir bisa merendam sampai 6 jam. Kalau yang di desa lain sebentar. Air banjir juga membawa material sampah,” kata Sanusi.

Sementara itu, banjir yang merendam Desa Ketintangwetan mulai surut. Namun, aliran air banjir menuju Desa Bumimulyo dan Desa Jembangan Kecamatan Batangan.

Aktivitas warga terganggu kibat banjir. Kegiatan belajar mengajar di SD Negeri Ketintangwetan 1 dan 2 juga terpaksa diliburkan karena banjir menggenangi kelas.


(SUR)