Amel Tetap Sekolah Meski Setahun Lumpuh

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 09 Nov 2017 18:03 WIB
pendidikan
Amel Tetap Sekolah Meski Setahun Lumpuh
Wenda Amelia diantar bundanya Utama ke sekolah di sekolah SD Negeri 3 Yosorejo, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Foto: MTVN/Kuntoro Tayubi

Pekalongan: Wenda Amelia, akrab dipanggil Amel, tampak sumringah dan penuh semangat belajar di sekolah SD Negeri 3 Yosorejo, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Meski lumpuh, Amel tak gentar menimba ilmu.

Sejak bayi hingga kelas 1 SD Amel masih bisa berjalan. Namun, anak penyandang disabilitas dari Dusun Dranan RT 04 RW 02 Desa Yosorejo ini tiba-tiba lumpuh sejak kelas dua sekolah dasar.

Dia pantang menyerah, karena menurutnya sekolah itu penting dan bakal menjadi penerang hidupnya. Dengan keterbatasannya, Amel tetap semangat mengejar cita-cita. Amel yang sekarang berusia 10 tahun kini sudah duduk di kelas tiga SD.

Saat berangkat dan pulang sekolah, Amel selalu diantar sang ibu, Utama, 26. Dengan kursi roda, Utama mengantarkan Amel hingga kelas.

Sudah setahun ini dia mengantar anaknya ke sekolah. Bahkan di awal-awal kelumpuhan Amel, dia tak kenal letih menggendong anaknya.

"Demi anak agar bisa sekolah. Awalnya, sebelum menerima kursi roda, amel di gendong dari rumah ke sekolah, kurang lebih 100 meter. Tapi setelah dapat kursi roda, saya selalu mendorongnya ke sekolah," kata Utama di rumahnya,  Kamis, 9 November 2017

Kursi roda ini merupakan pemberian dari Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan yang diberikan pada Juli 2017 kemarin. Amel lebih bersemangat dalam sekolahnya usai mendapat kursi roda.

Sementara itu, salah satu guru SD Negeri 3 Yosorejo Endang Uswati selalu mendukung Utama yang selalu mengantarkan anaknya ke sekolah. Amel berhak mendapat pendidikan seperti anak lainnya.

"Amel anak yang berbakat, dan semangat belajarnya tinggi. Semoga dengan dia mau belajar di sekolah, akhirnya dia bisa sukses dalam hidupnya nanti," katanya.
 


(SUR)