Menhub Sebut Penanganan Lalin Libur Panjang Optimal

Dhaifurrakhman Abas    •    Minggu, 24 Dec 2017 20:07 WIB
arus baliknatal dan tahun baru
Menhub Sebut Penanganan Lalin Libur Panjang Optimal
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. MI/Adam Dwi.

Pemalang: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memantau tiga titik rawan macet menjelang arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2018. Budi mengatakan, persiapan dalam menghadapi arus balik berjalan lancar.

Budi memantau titik rawan macet di Brebes Timur, Pemalang, dan Pintu Tol Cikarang Utama melalui pantauan udara. Ia menyebut, puncak arus mudik liburan Natal dan Tahun Baru 2018 berlangsung hari ini.

"Insya Allah, jalan berjalan baik. Kita tadi diskusi bagaimana arus balik, itu kapan? Tanggal 29 - 1 Januari 2018," kata Budi, kepada wartawan dalam jumpa pers di Pemalang, Jawa Tengah, Minggu, 24 Desember 2017. 

Kementerian Perhubungan telah menyusun strategi untuk meredam penumpukan kendaraan di jalur Pantura selama arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2018. Koordinasi dengan Kepolisian dalam pengaturan lalu lintas pun sudah dilakukan.

Petugas yang bertugas di lapangan akan menerapkan sistem contra flow di beberapa titik yang dinilai rawan macet. Selain itu, Kemenhub juga akan menambah rentang waktu larangan melintas buat kendaraan alat berat menjadi empat hari, mulai 29 Desember hingga 1 Januari 2018.

Sebelumnya, larangan terhadap kendaraan alat berat diberlakukan dua hari, sejak 29 hingga 31 Desember 2017. Namun, Budi berencana menambah pemberlakuan larangan jika terjadi kemacetan saat puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2018.

Sejumlah kantong parkir pun disediakan sebagai tempat pemberhentian kendaraan alat berat yang sudah terlanjur melintas. Jika kemacetan terjadi, pengemudi kendaraan alat berat diminta berhenti di beberapa kantong parkir yang disediakan.

"Sehingga diskresi untuk membuka tutup pintu, membuat contra flow dilakukan Kakorlantas dengan koordinasi dengan Dirjen Darat dan Kapolres yang ada," pungkas Budi.



(DRI)