Capaian Kinerja KPP Pratama Jepara Tembus 105 Persen

Rhobi Shani    •    Kamis, 21 Dec 2017 14:38 WIB
pajak
Capaian Kinerja KPP Pratama Jepara Tembus 105 Persen
Loket pelayanan terpadu di KPP Pratama Jepara. Foto: Medcom.id/Rhobi Shani

Jepara: Menteri Keuangan Sri Mulyani mengancam memotong gaji dan renumerasi pegawai di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang tak mencapai kinerja bagus. Salah satu indikator penilaian bagi KPP adalah capaian penerimaan pajak.

Kepala KPP Pratama Jepara Endaryono mengakui kantor yang dipimpinnya belum mampu mencapai 100 persen target penerimaan pajak. Namun, nilai penerimaan pajak tahun ini naik lebih dari 50 persen jika dibanding tahun lalu.

Capaian  kinerja KPP Pratama Jepara pun tergolong tinggi. “Nilai capaian kinerja KPP Pratama Jepara 105 persen. Memang belum memenuhi target, tapi peningkatan penerimaan cukup signifikan. Selain itu, indikator penilaian tidak hanya dari capaian target,” ujar Endaryono, Kamis, 21 Desember 2017.

Selaian tunjungan lembaga yang akan diterima, Endaryono melanjutkan, pegawai pajak yang memperoleh capaian kinerja bagus juga akan mendapatkan tunjangan. Hanya saja, besaran tunjungan masing-masing pegawai tidak sama.

Penerimaan pajak di KPP Pratama Jepara hingga saat ini baru 75,81 persen. Di sisa waktu hingga akhir tahun, di memprediksi penerimaan pajak mampu mencapai 79,5 persen.

"Sudah ada dalam catatan kami, potensi penerimaan pajak sampai Rp25 milair. Angka itu dari sektor administrasi pemerintahan, dan PPN. Karena PPN jatuh temponya di akhir bulan. Dan proyek fisik yang pembayarannya baru dilakukan sekarang,” beber Endaryono.

Tingginya target membuat capaian target penerimaan pajak 100 persen susah diraih. KPP Pratama Jepara dituntut mencapai target Rp741,1 miliar. Sementara realisasi penerimaan pajak tahun 2016 sebesar Rp517 miliar. Saat ini, penerimaan pajak di KPP Pratama Jepara sebanyak Rp561 miliar.


(SUR)