Keraton Yogyakarta Tutup Dua Hari untuk Jamasan Pusaka

Patricia Vicka    •    Senin, 16 Oct 2017 14:36 WIB
warisan budayakeraton yogyakarta
Keraton Yogyakarta Tutup Dua Hari untuk Jamasan Pusaka
Pengumuman jamasan pusaka Keraton Yogyakarta -- MTVN/Patricia Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Keraton Yogyakarta bakal ditutup sementara untuk wisata pada 17-18 Oktober 2018. Penutupan dilakukan karena adanya prosesi budaya jamasan (pembersihan) benda-benda pusaka Keraton Yogyakarta.

"Keraton akan ditutup selama dua hari (17-18/10) untuk hajad dalem Jamasan Pusaka," tulis akun resmi instagram @kratonjogja.

Prosesi jamasan akan dimulai pukul 08.00 WIB di Museum Kereta. Keraton Yogyakarta mengundang seluruh masayrakat untuk menyaksikan pembersihan benda-benda pusaka tersebut.

"Hajad dalem bersifat terbuka untuk umum. Sahabat dapat menyaksikan acara langsung Jamasan Kagungan Dalem Rata (Kereta)," tertulis di Instagram.

GKR Condrokirono, putri kedua Raja Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengatakan, prosesi jamasan benda pusakan adalah ritual rutin yang dilakukan setiap tahun baru Jawa. "Ini bentuk penghargaan kami putra putri ndalem pada benda-benda peninggalan eyang-eyang (raja-raja) terdahulu. Prosesi ini juga bentuk nguri-nguri (melestarikan) budaya leluhur," kata dia, Senin 16 Oktober 2017.

Menurut Condrokirono, upacara jamasan juga mencerminkan sikap hidup orang Jawa yang memulai tahun baru dengan cara membersihkan jiwa, raga, dan benda-benda berharga. Prosesi jamasan dilakukan dalam dua bagian dan dilaksanakan di tiga tempat.

Hari pertama akan ada prosesi jamasan benda pusaka inti di Ndaleman dan Museum Kereta. Prosesi di Ndaleman akan dilakukan di Bangsal Kencono dan Tamanan.

"Prosesnya sakral, Ngarso Ndalem (Sultan HB X) akan hadir. Masyarakat umum tidak ada yang boleh masuk, kecuali abdi dalem yang bertugas," jelas Condrokirono.

Sementara, prosesi di Museum Kereta terbuka untuk umum. Setidaknya, ada 50 benda pusaka yang akan dijamas, yaitu keris, tombak, dan alat musik.

"Hari kedua ini, Ngarso dalem tidak hadir," pungkasnya.


(NIN)