Solo akan Ajukan Permohonan Rawat Keris dari Delft Belanda

Pythag Kurniati    •    Kamis, 24 Nov 2016 15:40 WIB
indonesia-belanda
Solo akan Ajukan Permohonan Rawat Keris dari Delft Belanda
Museum Keris di Kota Solo, Jawa Tengah ditargetkab beroperasi bulan depan. (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Pemerintah Belanda bakal mengembalikan 1.500 koleksi artefak Nusantara ke Indonesia. Niatan itu ditandai dengan penyerahan secara simbolis sebuah keris oleh Perdana Menteri Belanda Mark Rutte kepada Presiden Joko Widodo.

Pemerintah daerah di kota kelahiran Presiden pun kepincut. Pemerintah Kota Solo bakal mengajukan surat permohonan perawatan keris-keris yang tersimpan di Museum Kota Delft Belanda itu.

“Kami mengajukan surat untuk ikut merawat keris-kerisnya,” ungkap Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (24/11/2016).

Baca: PM Belanda Kembalikan Keris kepada Indonesia

Hal tersebut tentu saja bukan tanpa alasan, Rudy menyebut Kota Solo memiliki Museum Keris yang akan mengedukasi masyarakat mengenai sejarah dan seluk beluk perkerisan. Di Solo, kata Rudy, juga banyak ahli keris. "Perawatannya akan lebih mudah,” ujar dia.

Museum Keris, lanjut Rudy, akan mulai dibuka akhir tahun 2016. Museum ini berlokasi di Jalan Bhayangkara, tepatnya di selatan Stadion Sriwedari Kota Solo.

Baca: Artefak dari Belanda akan Dimuseumkan

Pembangunan Museum Keris sedang tahap penyelesaian diorama serta story line. "Target rampung akhir November. Rencananya, Desember dibuka untuk umum," timpal Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Solo Enny Tyasni Susana.

Eny mengungkapkan Museum Keris dapat menampung hingga empat ribu bilah keris. Namun saat ini baru ada 336 keris yang siap mengisi Museum Keris. “Hibah dari 20 kolektor keris di Kota Solo dan sekitarnya,” terangnya.


(SAN)