23 Usaha Karaoke di Pekalongan Disegel

Kuntoro Tayubi    •    Sabtu, 26 Nov 2016 14:34 WIB
penyegelan
23 Usaha Karaoke di Pekalongan Disegel
Satpol PP Pekalongan, Jawa Tengah, menutup tempat hiburan karaoke dengan cara menyegel pintu. Foto: Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Pekalongan: Tak mengantongi izin usaha, sebanyak 23 tempat karaoke liar di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, disegel Satpol PP Kabupaten Pekalongan. Penutupan ini dilakukan setelah pemilik tempat hiburan malam illegal tidak menggubris surat teguran yang dilayangkan.
 
Ke-23 tempat karaoke itu antara lain ada dua tempat di Kecamatan Karanganyar, 10 di Kecamatan Bojong, 2 di Kecamatan Tirto, 1 di Kecamatan Kedungwuni, 3 di Kecamatan Wiradesa, 3 di Kecamatan Siwalan, 1 di Kecamatan Wonokerto, dan 1 di Kecamatan Doro.
 
Kepala Satpol PP Kabupaten Pekalongan, Alif Nurfiyanto, mengatakan penutupan tempat karaoke liar itu untuk menindaklanjuti instruksi Bupati Pekalongan di Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang Ketertiban Umum. 

Selain itu, tempat karaoke liar itu dinilai melanggar Perda Nomor 3 Tahun 2005 tentang SIUP, Perda Nomor 1 Tahun 2013 tentang Bangunan, dan Perda Nomor 3 Tahun 2014 tentang HO.
 
"Kita sudah menyampikan surat teguran hingga tiga kali. Surat teguran itu terkait dengan penutupan apabila belum berizin, meskipun masih dalam proses, kita tutup. Kita itu sudah memberi kesempatan lama. Sejak tahun kemarin, kita juga sudah memberi surat teguran, tapi tidak pernah digubris. Jadi, terpaksa kami segel," katanya saat dihubungi, Sabtu (26/11/2016).
 
Praktis saat ini hanya ada dua tempat karaoke yang masih beroperasi karena sudah mengantongi izin.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan, AKP Aries Tri Hartanto, menyatakan, Polri mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Pekalongan. Bahkan, jika sudah disegel tetap buka, Polri dapat melakukan langkah hukum.
 
“Kami dukung apa yang sudah dilakukan Satpol PP. Dan kami siap untuk langkah hukumnya jika dari mereka ada yang melanggar,” kata dia.


(UWA)