Dinas Kesehatan Solo Gelar Razia Imunisasi MR

Pythag Kurniati    •    Selasa, 01 Aug 2017 11:15 WIB
imunisasi
Dinas Kesehatan Solo Gelar Razia Imunisasi MR
Imunisasi MR diberikan pada anak-anak Paud Ceria, Punggawan, Banjarsari, Solo, Selasa, 1 Agustus 2017. (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Jawa Tengah, akan melakukan razia guna mengejar target minimal 95 persen anak terimunisasi measles rubella (MR). Pernyataan tersebut ditegaskan Kepala DKK Siti Wahyuningsih saat pencanangan kampanye imunisasi MR di Paud Ceria, Punggawan, Banjarsari, Solo.

"Kita malah inginnya 100 persen semuanya terimunisasi MR. Maka akan kita lakukan sweeping," ungkap Siti, Selasa, 1 Agustus 2017.

Di Kota Solo, ada sebanyak 145.930 anak rentang usia 9 bulan hingga 15 tahun. Mereka ditarget untuk mendapat imunisasi MR.

Razia dimaksudkan untuk mencari sasaran anak-anak yang telah didata namun belum melakukan imunisasi. "Misalnya dalam data ada sebanyak X anak tapi yang hadir X-1. Itu akan kami cari," jelas Siti.

Razia imunisasi MR akan melibatkan banyak pihak. Di lingkungan belajar, DKK menggandeng para guru di 715 sekolah.

Tak hanya itu, ribuan kader posyandu dikerahkan. DKK juga melibatkan dokter spesialis anak, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), rumah sakit serta organisasi-organisasi sosial.

"Semuanya bergerak mengkampanyekan imunisasi MR. Kita siap jemput bola," tutur Siti. Imunisasi diberikan secara gratis.

Siti menerangkan, tahun 2019 imunisasi MR bukan lagi menjadi imunisasi insidental. "Mengingat pentingnya MR, ini akan menjadi imunisasi rutin," jelas dia.

Pemerintah telah mengawali langkah memerangi virus campak dan rubela dengan memberikan imunisasi mulai tahun ini. 

Tahun 2017, imunisasi MR menyasar anak-anak di Pulau Jawa dan Bali. Sedangkan tahun 2018 akan menyasar anak-anak di luar pulau Jawa. Imunisasi MR akan dilakukan pada Agustus hingga September. 


(SAN)